Show simple item record

dc.contributor.advisorRatna Syifa'a
dc.contributor.advisorQurrotuI Uyun
dc.contributor.authorZakiah Sholihah Nusya, 99320066
dc.date.accessioned2020-10-13T03:21:24Z
dc.date.available2020-10-13T03:21:24Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://dspace.uii.ac.id/123456789/24587
dc.description.abstractPenelitian mi bertujuan untuk menguji adakah hubungan negatif antara kepuasan perkawinan dengan intensi melakukan selingkuh pada suami. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan ncgatif antara kepuasan perkawinan dengan intensi melakukan selingkuh pada suami. Semakin tinggi kepuasan perkawinan, maka semakin rendah intensi selingkuh pada suami. demiktan scbaliknya semakin rendah kepuasan perkawinan akan semakin tinggi intensi selingkuh pada suami. Subjek dalam penelitian ini adalah laki-laki yang sudah menikah dengan usia pernikahan diatas lima talum, bekcrja, dengan gaji di atas upah minimum regional (UMR) dan memiliki anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode purposive sampling. Adapun skala yang digunakan skala intensi selingkuh pada suami, hasil modifikasi dari skala perscpsi terhadap selingkuh dari valentina (2001) sang bcrjumlah 45 aitem dan skala kepuasan perkawinan dari Winahyu (2000) yang telah digunakan dalam penelitian sebelumnya. berjumlah 59 aitem. Aspek dalam skala mengacu pada aspek intensi perilaku selingkuh (jackson. T 1988) dan aspek kepuasan perkawinan (Snyder. 1979). Aspek perilaku selingkuh antara lain (1) perselingkuhan fisik dan (2) perselingkuhan emotional. Sedangkan aspek kepuasan perkawinan adalah sebagai berikut : (1) kesesuaian penilaian terhadap perkawinan yang dijalani dengan kriteria yang diidealkan oleh masyarakat: (2) kepuasan terhadap perkawinan secara umum: (3) ungkapan kasih sayang dan pengertian yang diberikan oleh pasangan; (4) kerjasama untuk memecahkan masalah dan kemampuan mencari penyelesaian pada perselisihan; (5) kesediaan dalam menggunakan waktu bersama: (6) kesepakatan dalam mengatur keuangan rumah tangga; (7) aktivitas seksual bersama: (8) persamaan orientasi peran yang dipakai sebagai orang tua; (9) kesamaan dalam cara mendidik anak hasil perkawinan. Reliabilitas skala uji coba skala intensi selingkuh pada suami menunjukkan angka koefisien reliabilitas sebesar 0.9351. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 10,0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kepuasan perkawinan dengan intensi melakukan selingkuh pada suami, korelasi product moment dan Spearman menunjukkan angka korelasi sebesar r = -0.863 yang artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara kepuasan perkawinan dengan intensi melakukan selingkuh pada suami. Jadi hypotesis dari penelitian ini diterima.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIntensi Selingkuhen_US
dc.subjectKepuasan Perkawinanen_US
dc.titleHubungan antara Kepuasan Perkawinan dengan Intensi Melakukan Selingkuh pada Suamien_US
dc.Identifier.NIM99320066


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record