• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Struktur Turap Benton Sungai Musi dan Plaza di Kawasan Benteng Kuto Besak Palembang

    Thumbnail
    View/Open
    03511032 Vembri Affianto.pdf (16.50Mb)
    03511032 Vembri Affianto2.pdf (195.3Kb)
    Date
    2007
    Author
    Vembri Affianto, 03511032
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konstruksi turap beton Sungai Musi dan Plaza di Kawasan Benteng Kuto Besak-Palembang direncanakan oleh PT. Yodya Karya sedangkan pemilik (owner) pembangunan konstruksi ini yaitu Dept. Permukiman dan Prasarana Wilayah Dirjen Tata Perkotaan dan Tata Pedesaan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Propinsi Sumatera Selatan. Bulan Februari 2002 turap di bagian setengah lingkaran mengalami keruntuhan, sedangkan di bagian lurus terindikasi adanya kerusakan. Kerusakan ini mengakibatkan plaza yang berada di belakangnya juga mengalami kerusakan parah. Perbaikan turap yang mengalami kerusakan telah diperbaiki pada tahun 2003. Untuk menghindari kegagalan struktur penahan tanah, maka di sisi Sungai Musi menggunakan struktur berupa turap beton (concrete sheet pile). Disain turap beton di pembangunan dan penataan kawasan kolom Ampera memiliki beberapa alternatif diantaranya turap beton diperkuat dengan angkur, turap beton dengan portal beton, turap pasangan batu dengan portal beton. Turap dipasang menyesuaikan dengan perilaku sungai yang sangat dinamis dan kondisi tanah bawah permukaan tepi sungai yang sangat variatif, maka banyak ditemui kondisi lapisan tanah yang diluar prediksi. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah redesign struktur turap beton Sungai Musi dan Plaza di Kawasan Benteng Kuto Besak-Palembang. Metode penelitian yang digunakan pada analisis dinding pancang turap menggunakan metode klasik atau yang sering disebut dengan metode statis. Metode klasik mempunyai prosedur yang melibatkan asumsi yang sangat sederhana dan statika benda kaku. Metode klasik disajikan untuk nilai historis dan perekayasa masih memilih prosedur ini. Analisis struktur menggunakan bantuan program SAP 2000. Hasil redisain balok mempunyai tulangan yang lebih hemat dibanding dengan kondisi eksisting dengan prosentase 40 %. Kondisi eksisting terdapat balokpre cast dan cast in site sehingga memiliki pemborosan di daerah balok pre cast. Redisain panjang turap menghasilkan 8,2 m sedangkan panjang turap eksisting memiliki 11.98 m. Perbedaan kedalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa kedalaman redisain lebih hemat sebesar 30 % dibanding 11,98. Pondasi tiang yang digunakan di lapangan menggunakan pondasi tiang turap baja dengan diameter 500mm dengan panjang 22 mm. Tegangan ijin dipengaruhi oleh faktor pembebanan oleh karena itu pada tiang no 1 s/d 3 dengan faktor pembebanan berupa gaya gempa. Pondasi tiang tersebut memiliki nilai tegangan yang > 1 sehingga tidak aman untuk digunakan, untuk mengantisipasi hal ini maka diameter tiang harus dibesarkan sebesar 800 mm dengan tegangan ijin sebesar 0,7 T/m².
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24253
    Collections
    • Civil Engineering [4783]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV