• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengomposan Sampah Sayuran dengan Variasi Serbuk Gergaji dan Kotoran Sapi Menggunakan Metode Takakura

    Thumbnail
    View/Open
    02513141 Ernisa Fauzia.pdf (13.72Mb)
    02513141 Ernisa Fauzia2.pdf (317.1Kb)
    Date
    2007
    Author
    Ernisa Fauzia, 02513141
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sejumlah besar limbah organik dihasilkan dari kegiatan masyarakat, misalnya sampah atau limbah padat yang berasal dari hasil kegiatan pasar tradisional yang berupa sayur-sayuran maupun sayuran yang telah busuk, sayuran mengandung bahan organik yang dapat digunakan sebagai pupuk, namun selama ini sampah pasar tradisional khususnya sayur-sayuran tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal. Bahan organik lain seperti serbuk gergaji kayu yang merupakan limbah industri penggergajian dan selama ini sebagian masih ada yang dibuang ke sungai atau dibakar sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk itu perlu adanya upaya pengolahan sampah yang baik bagi lingkungan yaitu dengan cara pengomposan. Pada penelitian ini bahan yang digunakan untuk proses pengomposan adalah sampah sayur-sayuran menggunakan variasi kotoran sapi dan serbuk gergaji, dengan perbandingan komposisi 100:0:0, 85:10:5, 70:20:10 dan 55:25:20 yang meliputi pengamatan terhadap parameter pH, suhu, C/N, N, P, K, serta mengetahui lama kematangan kompos dan menentukan komposisi optimal kompos. Untuk metode pengomposan yang digunakan adalah metode takakura. Pada prinsipnya pengomposan dengan metode takakura merupakan proses pengomposan secara aerobik dengan menggunakan media keranjang berlubang yang terbuat dari plastik dan pada bagian dalam/ dinding reaktor harus dilapisi dengan kardus sedangkan bagian bawah dan atas dilapisi dengan bantalan yang telah terisi sekam. Setelah dilakukan penelitian, kompos dinyatakan matang yaitu pada hari ke-45 dan dari keempat variasi komposisi yang paling baik adalah reaktor 4 dengan kandungan rasio C/N = 23,2946%, Nitrogen (N) = 2,8252 %, Phospat (P) = 0.011545 %. Kalium (K) = 0,3355 %.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24196
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV