• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Hambatan Samping (Aktivitas Pasar) terhadap Kapasitas Jalan dan Kecepatan Tempuh Studi Kasus Pasar Demangan - Ruas Jalan Gejayan Jogjakarta

    Thumbnail
    View/Open
    99511042 Tri Suhartanto - 99511054 Nanik Kurniati.pdf (6.008Mb)
    99511042 Tri Suhartanto - 99511054 Nanik Kurniati-2.pdf (338.9Kb)
    Date
    2004
    Author
    Tri Suhartanto, 99511042
    Nanik Kurniati, 99511054
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seringkali permasalahan lalu-lintas timbul akibat aktivitas di samping jalan yang kemudian disehut sebagai hambatan samping. Hambatan samping tersebut antara lain akibat minimnya fasilitas parkir pada suatu kawasan yang akan membangkitkan aktivitas parkir baru, kendaraan keluar masuk sisi jalan, pajalan kaki dan kendaraan lambat. Hal ini jelas berpengaruh langsung terhadap kelancaran arus lalu-lintas di ruas jalan yang bersangkutan. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hambatan samping (SF) terhadap kapasitas jalan (C) dan kecepatan tempuh kendaraan ringan (VLV) dan memberikan altematif pemecahan terhadap permasalahan yang ditimbulkan akibat faktor hambatan samping pada ruas jalan Gejayan depan pasar Demangan guna mengoptimalkan kinerja jalan melalui analisa hasil pengamatan dengan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Dari hasil analisis Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) yang kemudian dibuat persamaan regresi didapatkan hubungan hambatan samping (SF) dengan kapasitas (C) di ruas Timur Y = -9,313x + 13086,148 dan di ruas Barat Y = -7,88lx + 10938,342 sedangkan hubungan antara hambatan samping (SF) dengan kecepatan kendaraan ringan (VLV) didapatkan di ruas Timur Y = 64,527x² - 4937,340x - 95562,375 dan di ruas Barat Y= 51,994x² -3936x + 75279. Berdasarkan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) didapatkan derajat kejenuhan rata-rata di atas batas derajat kejenuhan ideal (0,75) yang menunjukkan bahwa jalan tersebut mempunyai masalah dengan kapasitasnya dan dengan adanya perubahan manajemen lalu-lintas diharapkan dapat menurukan derajat kejenuhan, untuk perubahan dengan pemberian rambu larangan u-turn ditambah penutupan bukaan median dengan pembatas dan pelebaran menjadi lebar rata-rata 7 meter didapatkan penurunan derajat kejenuhan dari DS = 0,796 menjadi DS = 0,724.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21787
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV