Show simple item record

dc.contributor.authorDinalarantini, 00511161
dc.contributor.authorArief Hidayatullah Saragih, 00511198
dc.date.accessioned2020-06-25T20:06:14Z
dc.date.available2020-06-25T20:06:14Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21741
dc.description.abstractBerbagai macam bahan utama untuk membuat dinding tembokan bangunan. Batu bata (bata) adalah bahan yang paling populer dan sering digunakan dalam pembuatan bangunan. Seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat tidak hanya memperhatikan bangunan rumah dari segi keamanan strukturalnya saja, tetapi juga melihat dari segi keindahan yang ditampilkan dari bangunan itu sendiri. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, salah satu produsen bata yang berada di dususn Senoboyo, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta memproduksi bata khusus yang disebut bata expose. Perbedaan pelaksanaan pembuatan dinding tembokan dari bata ini tidak menggunakan plesteran maupun acian seperti pada pasangan bata biasa. Hal inilah yang melatar belakangi penelitian ini sehingga menarik untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat fisik bata, kuat tekan ,lentur, dan geser dinding pasangannya dengan variasi campuran mortar dari hasil pengujian di laboratorium, dengan menggunakan metode SNI dan ASTM. Disini hal yang diteliti adalah sifat fisik dari bata expose itu sendiri, kuat tekan, lentur, dan geser dinding pasangan bata dengan menggunakan variasi campuran mortar, dimana proporsi campuran mortar adalah 1:0:3, 1:½:4, 1:1:5, 1:2:8, 1:3:10 (semen:kapur:pasir), dimana pasir yang dipakai memiliki kandungan lumpur yang rendah sebesar 3%. Dari pengujian bahan penyusun dinding pasangan bata menyimpulkan bahwa kualitas bata merah yang digunakan pada penelitian cukup baik dengan kadar garam terlarut tidak membahayakan sebesar 26.468%, penyerapan air oleh bata tidak terlalu tinggi dengan nilai serapan 16.8089%, kuat tekan bata sebesar 274,5075 kg/cm², nilai modulus of rupture yang tinggi sebesar 10,89 kg/cm², dimensi bata termasuk dalam bata jenis kecil, tekstur permukaan bata rata dan halus dengan sudut-sudut bata tajam atau menyiku. Pada pengujian kuat tekan pasangan bata dengan variasi campuran mortar, diperoleh campuran mortar dengan perbandingan (semen:kapur:pasir) 1:1:5 menghasilkan kuat tekan dinding pasangan yang tertinggi sebesar 76,170 Kg/cm², karena penggunaan kapur maksimal untuk semen portland adalah sama dengan jumlah semen. Untuk pengujian kuat lentur pasangan bata diperoleh kuat lentur terbesar pada variasi campuran (semen:kapur:pasir) 1:½:4 sebesar 5,318 kg/cm², yang dipengaruhi oleh kuat lekatan mortar terhadap bata, kuat tekan, dan tarik mortar. Sedangkan pada pengujian kuat geser pasangan bata kuat geser terbesar pada variasi campuran 1:0:3 sebesar 30,492 kg/cm².en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSifat-Sifat Fisik Bataen_US
dc.subjectKuat Tekanen_US
dc.subjectLenturen_US
dc.subjectGeser Dinding Pasangannyaen_US
dc.subjectVariasi Campuran Mortaren_US
dc.subjectBata Exposeen_US
dc.titleSifat-Sifat Fisik Bata, Kuat Tekan, Lentur, dan Geser Dinding Pasangannya dengan Variasi Campuran Mortar pada Bata Exposeen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record