• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manajemen Lalu-Lintas Jaringan Jalan di Kotamadya Yogyakarta pada Jalan Sultan Agung dan Sekitarnya

    Thumbnail
    View/Open
    86310120 M.I. Taufiq - 92310348 Zulkarnain.pdf (8.781Mb)
    Date
    1998
    Author
    M.I. Taufiq, 86310120
    Zulkarnain, 92310348
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Manajemen lalu-lintas yang akan diterapkan di jalan Sultan Agung Kotamadya Yogyakarta adalah manajemen lalu-lintas pada ruas jalan, simpang bersinyal dan simpang tak bersinyal sampai akhir tahun 2003. Untuk menyelesaikan penyusunan Tugas Akhir ini dengan cara melakukan survei guna mendapatkan data, sedangkan rumusan-rumusan yang digunakan adalah : rumusan dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, Highway Capacity Manual (HCM) 1994 dan dari penelitian lalu-lintas yang dilaksanakan di Indonesia khususnya daerah Yogyakarta. Alternatif manajemen lalu-lintas yang dipilih adalah : jalan Sultan Agung tetap dijadikan 2 arah dengan 3 simpang bersinyal dan 3 simpang tak bersinyal dengan diperbolehkan parkir di tepi jalan tertentu yang tidak mengganggu arus lalu-lintas, dilarang parkir di dekat simpang, menurunkan aktifitas hambatan samping, membuat halte bis kota di luar tepi jalan, mengatur tempat pemberhentian bis kota, dan mengatur lajur-lajur di setiap pendekat pada simpang. Agar dapat mengantisipasi masalah arus lalu-lintas sampai akhir tahun 2003 pada jalan Sultan Agung Kotamadya Yogyakarta. Dua ruas jalan yang ditinjau adalah jalan Sultan Agung (Timur) dan jalan Sultan Agung (Barat), tiga simpang bersinyal yaitu : simpang Senopati Timur, simpang Bioskop Permata dan simpang Pasar SentuI, tiga simpang tak bersinyal yaitu: simpang Jagalan, simpang Kap KKO Usman dan simpang Ki Mangun Sarkoro. Dari alternatif manajemen lalu-lintas hasil analisis perencanaan dan tingkat pelayanan pada kondisi jam puncak menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2003, dua ruas jalan yang ditinjau yaitu : jalan Sultan Agung (Timur) dan jalan Sultan Agung (Barat ) didapat nilai derajat kejenuhan (DS) antara 0,64- 0,76 dan tingkat pelayanan (LOS) C. Untuk tiga simpang bersinyal yaitu : simpang Senopati Timur, simpang Bioskop Permata, simpang Pasar SentuI sampai akhir tahun 2003 didapat nilai derajat kejenuhan (DS) antara 0,80-0,84 dan tingkat pelayanan (LOS) antara D-E dan untuk tiga simpang tak bersinyal yaitu : simpang jalan Jagalan, simpang jalan Kap. KKO Usman dan simpang Ki Mangun Sarkoro sampai akhir tahun 2003 didapat nilai derajat kejenuhan (DS) antara 0,67-0,93 dan tingkat pelayanan (LOS) antara D-F.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21698
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV