• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Jenis Pekerjaan Beresiko Tinggi pada Proyek Konstruksi Bangunan Gedung di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    97511316 Yani Kurniawan - 97511190 Susanto.pdf (3.016Mb)
    Date
    2004
    Author
    Yani Kurniawan, 97511316
    Susanto, 97511190
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruang lingkup pelaksanaan sebuah proyek konstruksi bangunan gedung mempunyai potensi kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Dalam perkembangannya, program Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3 ) yang dilaksanakan dalam upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja dalam pelaksanaannya semakin lama semakin dibutuhkan. Rendahnya pengetahuan dan penerapan program kesehatan dan keselamatan kerja di sebuah proyek konstruksi bangunan gedung adalah hal yang dihadapi oleh kalangan pekerja konstruksi di Indonesia. Pengenalan resiko atau bahaya di sebuah proyek konstruksi bangunan gedung kepada pekerja perlu mendapat perhatian lebih. Sebagai langkah dalam penyempurnaan program kesehatan dan keselamatan kerja di proyek konstruksi bangunan gedung, sebuah identifikasi pada resiko atau potensi terjadinya kecelakaan kerja pada pelaksanaan jenis pekerjaan di proyek konstruksi bangunan gedung perlu dilakukan. Dalam penelitian ini akan diteliti jenis pekerjaan yang mempunyai resiko kecelakaan kerja tertinggi pada proyek konstruksi bangunan gedung di Yogyakarta. Hasil pengolahan data nantinya akan diketahui jenis pekerjaan yang sering menimbulkan kecelakaan kerja, jenis pekerjaan yang beresiko terjadi cedera ringan, jenis pekerjaan yang beresiko terjadi cedera berat, jenis pekerjaan yang beresiko terjadi cacat, jenis pekerjaan yang beresiko terjadi kematian. Serta beberapa analisis data pendukung seperti pengaruh faktor ketinggian dan pengalaman kerja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara yang dilakukan kepada 35 orang responden yang bekerja di proyek konstruksi bangunan gedung di Yogyakarta yang masih berjalan, dan beberapa perusahaan jasa konstruksi yang berdomisili di Yogyakarta. Dari data yang diperoleh dari kuesioner, maka data akan diolah dengan menggunakan frequencies table dan multiple response pada program SPSS 11.5. Untuk mendukung hasil penelitian ini, maka dilakukan wawancara dengan ahli kesehatan dan keselamatan kerja. Secara keseluruhan pekerjaan bekisting menempati urutan pertama sebagai jenis pekerjaan yang mempunyai resiko terjadi kecelakaan kerja paling tinggi ( 41.4 % ), pekerjaan atap menempati urutan kedua (16.1 % ), dan pekerjaan scaffolding menempati urutan ketiga ( 10.3 % ). Cedera yang sering ditemui dan terjadi pada kecelakaan kerja di proyek konstruksi bangunan gedung adalah cedera ringan ( 68.8 % ). Faktor paling berpengaruh pada kecelakaan kerja yang terjadi adalah faktor kelalaian manusia sebesar ( 74.3 % ).
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21299
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV