• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Variasi Tebal Media Filter Pasir, Arang Aktif, dan Kerikil Dalam Menurunkan Kadar Kekeruhan dan TSS pada Air Permukaan "Studi Kasus Air Selokan Mataram"

    Thumbnail
    View/Open
    01513055 Miftah Imamah.pdf (4.200Mb)
    Date
    2007
    Author
    Miftah Imamah, 01513055
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagian besar air baku untuk penyedian air bersih diambil dari air permukaan seperti sungai, danau, kolam dan sebagainya. Air sungai sebagai salah satu sumber air baku secara kuantitatif relatif lebih besar bila dibandingkan dengan sumber air baku lainnya. Pada penelitian ini, sampel air baku yang digunakan adalah sampel air dari yang diambil dari Selokan Mataram, Jogjakarta. Tingginya kadar kekeruhan pada air selokan mataram melatarbelakangi digunakannya air tersebut sebagai sampel air yang perlu dilakukan pengolahan untuk memperbaiki kualitasnya terutama kadar kekeruhan dan TSS. Sebagai salah alternatif pengolahan yang sangat sederhana yang dapat diterapkan adalah pengolahan dengan filter bermedia pasir, arang aktif, dan kerikil. Penelitian ini menggunakan reaktor filter dengan media pasir, arang aktif, dan kerikil dengan tiga variasi ketebalan berbeda. Variasi pertama menggunakan ketebalan media untuk pasir, arang aktif dan kerikil masing - masing (25;25;20) cm, variasi kedua (20;30;20) cm dan variasi ketiga (15;35;20) cm, sedangkan kecepatan aliran yang digunakan adalah sama yaitu 5m/jam. Luas permukaan reaktor A=0,09m², tinggi h=0,8m. Analisis laboratorium, menggunakan metode Nephelometric digunakan untuk menguji Kekeruhan dengan menggunakan Turbidimeter, sedangkan untuk analisa TSS menggunakan metode gravimetric. Dari hasil penelitian, untuk variasi pertama (25;25;20) cm efisiensi penurunan kekeruhan sebesar 70-91,84% dan TSS 20,83-93,75%, penurunan kadar kekeruhan dan TSS maksimal terjadi pada jam ke enam dan ke empat, untuk variasi kedua (20;30;20) cm, efisiensi penurunan kekeruhan sebesar 10,52-80,64% dan TSS 5-94%, penurunan kadar kekeruhan dan TSS maksimal terjadi pada jam ke enam dan ke lima, sedangkan untuk variasi ketiga (15;35;20) cm, efisiensi kekeruhan sebesar 80,93-96.66% dan TSS 15,13-95,8%, penurunan kadar kekeruhan dan TSS maksimal terjadi pada jam ke lima dan ke enam. Variasi ketebalan media untuk penurunan kekeruhan dan TSS paling baikdicapai oleh variasi ketiga dengan masing - masing ketebalan media untuk pasir, arang aktif dan kerikil (15;35;20) cm. Kata kunci : Air Permukaan, Filter Media Pasir, Arang Aktif, Kerikil, Kekeruhan dan TSS.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21273
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV