• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian tentang Fleksibilitas Peran Bangunan dan Penerapannya pada Kasus Arsitektur Kalimantan Timur Landasan Konsepsual Perencanaan dan Perancangan "Civic Center" di Tenggarong

    Thumbnail
    View/Open
    95340091 Mirna Hastuti.pdf (3.450Mb)
    Date
    1999
    Author
    Mirna Hastuti, 95340091
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tenggarong adalah salah satu kota di Kalimantan Timur yang sedang berkembang dengan pesat. Kota Tenggarong memiliki potensi perkembangan yang cukup besar, baik dalam hal sumber daya alam maupun sumber daya buatan dan manusia. Fungsi utama kota Tenggarong adalah sebagai pusat pengembangan berbagai kegiatan perdagangan, pariwisata, pemerintahan dan industri. Dalam hal ini fasilitas "Civic Centre" merupakan salah satu fasilitas yang akan mewadahi berbagai kegiatan baik itu berupa konvensi, pertunjukan, pameran serta kegiatan lainnya. Apabila kita melihat kondisi yang ada sekarang sangatlah terbatas dan tidak ada yang mewadahi beberapa kegiatan dalam satu wadah yang sesuai dengan masing-masing karakteristik kegiatannya. Dan hal ini sangat mempengaruhi kegiatan yang ada di dalamnya karena ruang-ruang sering dipaksakan untuk mewadahi kegiatan sehingga kurang memenuhi persyaratan. Dengan permasalahan yang didapatkan di atas maka diperlukan sebuah tempat untuk mewadahi kegiatan yang dapat diubah-ubah fungsinya, besaran ruang serta tata ruangnya tanpa mengubah bangunan secara keseluruhan. Untuk itu perlu adanya fleksibilitas struktur, fungsi dan ruang serta ruang sebagai “Tempat" yang dapat digunakan untuk beberapa macam kegiatan baik itu secara bersamaan maupun terpisah. Fleksibilitas ruang dapat dicapai melalui pola kegiatan dalam ruang yaitu macam aktifitas, pengelompokan kegiatan, kebutuhan ruang serta pola pergerakan. AJat-alat yang dipakai untuk mendukung fleksibilitas tersebut adalah berupa perangkat teknologi yang dapat mempermudah perubahan-perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Dalam hal bentukan fisik dari bangunan "Civic Centre" sendiri yang berada pada kawasan Tenggarong Seberang yang menampung banyak fasilitas sehingga bentuk sangat perlu diperhatikan. Dengan menyatunya bangunan-bangunan secara dinamis baik itu di dalam kawasan sendiri maupun lingkungan di sekitarnya akan menjadi lebih serasi. Dan hal ini dapat dicapai dengan mengambil sebahagian bentuk dari Arsitektur daerah atau lokal.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21225
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV