• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Konsentrasi BOD5 (Biochemical Oxygen Demand) Dan Nitrat (NO₃) pada Limbah Cair Industri Batik dengan Menggunakan Reaktor Aerokarbonfilter

    Thumbnail
    View/Open
    01513028 Octawidiarty.pdf (7.384Mb)
    Date
    2006
    Author
    Octawidiarty, 01513028
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dengan adanya industri batik di Yogyakarta dapat memberikan beberapa dampak pada masyarakat serta lingkungan. Adapun dampak positif, yaitu terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya taraf hidup masyarakat, sedangkan dampak negatif yaitu berkembangnya industri batik akan diiringi oleh meningkatnya produk samping yang berupa limbah yang hanya jika dibiarkan akan merugikan bagi manusia dan lingkungan hidup, termasuk tanah, air dan udara di sekitar daerah industri. Tingginya konsentrasi BOD5 (Biochemical Oxygen Demand) dan Nitrat (NO₃) pada limbah cair industri batik dinilai perlu untuk dibuat suatu pengolahan alternatif yaitu reaktor aerokarbonfilter. Reaktor aerokarbonfilter merupakan reaktor kombinasi dari proses aerasi, adsorpsi dan filtrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah reaktor aerokarbonfilter dapat menurunkan konsentrasi BOD5 dan Nitrat pada limbah cair industri batik, serta mengetahui besar penurunan dan efisiensi penurunan konsentrasi BOD5 dan Nitrat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu proses aerasi dengan menggunakan tipe multiple tray aeration, proses adsorbsi dengan menggunakan karbon aktifdan zeolit dan proses filtrasi dengan menggunakan pasir kuarsa. Pada penelitian ini akan dilakukan dua kali percobaan dengan dengan menggunakan pasir kuarsa. Variasi penelitian terdapat pada jenis media adsorbsi menggunakan reaktor aerokarbonfilter. Percobaan I dengan menggunakan proses aerasi, adsorbsi dengan media karbon aktif dan filtrasi. Sedangkan percobaan II dengan menggunakan proses aerasi, adsorbsi dengan media zeolit dan filtrasi. Dari data hasil percobaan I dan II akan dilihat besarnya penurunan untuk parameter BOD5 dan Nitrat dengan menggunakan reaktor aerokarbonfilter. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, maka diperoleh data untuk parameter BOD5 pada percobaan 1dengan media adsorbsi karbon aktif memiliki kualitas effluent yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat pada konsentrasi effluent pada menit ke-120 memiliki konsentrasi 24 mg/L. Sedangkan untuk parameter Nitrat pada percobaan II dengan media adsorbsi zeolit memiliki kualitas effluent yang lebih baik dibandingkan dengan percobaan I. Hal ini dapat dilihat pada konsentrasi effluent pada menit ke-0 memiliki konsentrasi 0,168 mg/L.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21138
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV