• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Museum Tuban di Kabupaten Tuban Jawa Timur Transformasi Bangunan Berdasar Tragedi Jatuhnya Watu Tiban sebagai Sejarah Berdirinya Kota Tuban

    Thumbnail
    View/Open
    01512169 Retno Tita Anggraeni.pdf (4.198Mb)
    Date
    2006
    Author
    Retno Tita Anggraeni, 01512169
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sejarah mencatat bahwa kota Tuban adalah kota yang telah dikenal sejak zaman Majapahit, sehingga kota Tuban kaya akan warisan - warisan peninggalan nenek moyang baik dari laut maupun masih terpendam di daratan, sehingga banyak pencurian benda - banda sejarah yang ditangkap didaerah ini. Benda - benda sejarah kebudayaan ini haruslah dilestarikan kebaradaannya hal ini harus menimbulkan gagasan bahwa harus ada museum dimana untuk menyimpan benda - benda yang mempunyai sejarah. Dalam legenda mengenai asal usul "TUBAN" terkait tempat yang penting yaitu WATU TIBAN. Ketika kerajaan Majapahit jatuh, salah satu harta kekayaan yang dibawa ke Demak adalah pusaka kerajaan yang berbentuk batu dan pemindahannya dipercayakan pada beberapa burung bangau. Sesampai di suatu daerah, burung bangau diolok olok oleh anak anak pengembala karena marah maka jatuhlah batu pusaka kerajaan Majapahit. Dalam sejarah "TUBAN" tahun 1400 saka yaitu tentang WATU TIBAN. Ada sebuah watu yang jatuh dari angkasa (meteor) berupa gumpalan watu, sama orang hindu, budha diukir dibuat persembahan / pemujaan ( hal itu sebagai tetenger tempat pertama dituju oleh orang). Dengan demikian nama Tuban berasal dari kata "Wa(tu) Ti(ban)". Museum Tuban berfungsi sebagai tempat menyimpan barang penemuan benda - benda bersejarah kebudayaan yang ditemukan di Tuban maka harus dijaga keberadaannya, pentingnya mengidentifikasi masalah utama mengenai bagaimana merancang bangunan dengan menekankan penampilan bangunan dan gubahan masa dengan Transformasi bangunan dari 'Watu Tiban' Sebagai symbol berdirinya kota Tuban. Disini diharapkan bahwa museum yang bisa menyimpan barang penemuan benda - benda bersejarah dan museum yang memberikan tampilan khusus dengan mencirikan identitas bangunan yang jelas terhadap pandangan visual pada bangunan, sehingga memberikan minat untuk mengetahui fasad bangunan dalam bangunan, maka bangunan museum ini menampilkan identitas khusus yaitu sejarah dari berdirinya kota Tuban yaitu Watu Tiban pada ruang luarnya (fasad bangunan) dan gubahan masa pada bentuk dari WatuTiban.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21137
    Collections
    • Architecture [3988]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • PROSES DISEMINASI NILAI-NILAI ORGANISASI PONDOK PESANTREN MODERN AL-MUHIBBIN TUBAN TERHADAP ALUMNI Halaman Depan TESIS 

      Muhammad nurul muflihin, 15911048 (Universitas Islam Indonesia, 2018-03-15)
      ABSTRAK Pendidikan karakter merupakan hal yang penting dan stratregis untuk dilakukan dalam upaya pembangunan jati diri bangsa. Maraknya permasalahan mengenai buruknya moral bangsa yang termasuk di dalamnya para golongan ...
    • FUNGSI PENGAWASAN OLEH DPRD TERHADAP PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH OLEH EKSEKUTIF (Kasus : PERDA Kabupaten Tuban Nomor 10 Tahun 1992) 

      BAMBANG IMAM PURWANTO, 98 1\11 0064 (Universitas Islam Indonesia, 2006)
      Penelitiail ini inengltaji fungsi pellgawasail DPRD terhadap pelalcsanaa~i Peraturan Daerah oleh eltseltutif dan studi Itasus adalah Peraturan Daerah Nomor 10 Tal~un 1992. Peraturan Daerah merupakan ltebijakan l'el~lerintal~ ...
    • Perbandingan Kekuatan Pasangan Bata Merah dan Batu Kapur dengan Perawatan Air Tawar dan Air Laut Daerah Tuban Jawa Timur 

      Wijayanto, Dheny Mustika; Setiyono, Eko (UII Yogyakarta, 2006)
      Daerah Tuban, Jawa Timur mempunyai dua jenis bata yaitu batu kapur (saren/kumbung) dan bata merah. Berdasarkan pengamatan masyarakat sekitar dan Dinas Pertambangan Daerah Tuban Jawa Timur (hanya pengamatan visual belum ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV