• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Home Base Sepak Bola PSS Sleman Interpretasi Sepak Bola Kedalam Bentuk Arsitektur

    Thumbnail
    View/Open
    97512065 Iwan Darmawan.pdf (3.405Mb)
    97512065 Iwan Darmawan-2.pdf (108.4Kb)
    Date
    2001
    Author
    Iwan Darmawan, 97512065
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sepak Bola adalah olah raga terpopuler di muka bumi ini. Begitu juga di kawasan Kabupaten Sleman, sepak bola juga merupakan olah raga paling diminati masyarakat. Terbukti banyaknya sekolah sepak bola di Sleman dan bergulirnya Kompetisi Divisi I dan II PSS secara teratur tiap tahunnya. Apalagi saat Klub PSS Sleman mampu menembus Kompetisi Divisi Utama Liga Sepak Bola Nasional, euforia masyarakat Sleman dan sekitarnya sangat tinggi demi mendukung PSS jika berlaga di Stadion Tridadi, markas PSS Sleman. Namun seiring prestasi yang ditorehkan PSS ternyata tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang layak bagi sebuah klub yang besar. PSS tidak memiliki markas atau Home Base sendiri. Maka demi menunjang prestasi pemain dan kinerja seluruh pengurus perlu segera disediakan Home Base yang representatif bagi PSS. Karena sepak bola kaya akan terjemahan interpretasi maka proses pencarian konsep Home Base ini akan melalui pendekatan simbolisasi sepak bola itu sendiri. Interpretasi itu sendiri akan mengambil dua cara yaitu ungkapan visual simbolik sepak bola ke dalam rancangan bentuk fisik dan penghayatan bentuk pola pelatihan sebagai pengalaman ragawi. Pada ungkapan visual simbolik konsep perancangan akan diambil dari interpretasi sebuah lapangan sepak bola yang dibagi dalam tiga zone yaitu zona pertahanan, zona tengah dan zona menyerang. Hal tersebut diungkapkan dalam pembagian zone pada site yaitu zona perkantoran, zona pelatihan dan zona penunjang. Ungkapan Iain adalah mengambil sistem susunan pemain sepak bola yaitu 3-5-2 dengan mewujudkannya melalui bentuk atap sesuai dengan susunan pemain sepak bola tersebut. Interpretasi lain adalah penghayatan bentuk pola pelatihan sebagai pengalaman ragawi yaitu dengan mengadopsi gerakan-gerakan dalam pelatihan sepak bola yang diungkapkan kedalam elemen-elemen arsitektural. Elemen arsitektur tersebut terdapat pada kolom, vegetasi, sirkulasi, bukaan dan dinding.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20972
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV