• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studio Produksi Film

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (70.46Kb)
    02 preliminari.pdf (118.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (99.58Kb)
    04 abstract.pdf (72.22Kb)
    05.1 bab 1.pdf (604.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (643.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (508.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (699.7Kb)
    05.5 bab 5.pdf (1.577Mb)
    07.1 lampiran 1.pdf (641.6Kb)
    Date
    2004
    Author
    Efrianto, Andy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studio produksi film, fungsi utama yaitu mewadahi segala kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan perfilman. Biasanya kegiatan yang pertama dilakukan yaitu pemilihan judul dan konsep syuting. Untuk mewadahi kegiatan tersebut otomatis dibutuhkan adanya ruangan. Banyaknya variasi ruang yang dibutuhkan menuntut adanya bantuan dalam bentuk konsep pembentukan massa. Konsep yang digunakan yaitu karakteristik dalam pola geometri arabesk. Dimana jumlah karakteristik pembantunya ada 3 yaitu konektivitas, repetisi dan ekspansi. Dimana arabesk terbentuk dari repetisi pola-pola geometris, agar terjadi kesinambungan antara pola yang satu dengan yang lain, dalam pola arabesk terdapat bentuk koneksi yang terwujud dalam garis-garis yang mengikuti bentuk pola tersebut. Pada akhirnya ketika dua karakteristik tersebut tergabung maka akan menimbulkan karakteristik yang ketiga yaitu ekspansi, dimana dalam arabesk tidak ada batasan dalam pembentukan pola. Penerapannya pada bangunan studio yaitu : 1. Repetisi, bangunan terbentuk dengan adanya penyusunan unit-unit ruang yang telah ditentukan ukurannya. 2. Koneksi, realisasinya dalam bangunan berupa bentuk koridor penghubung antar massa bangunan, sebagai penunjang kegiatan yang berlangsung didalamnya. 3. Ekspansi, setelah kedua aspek diatas diperoleh maka bentuk bangunan memiliki keunggulan dalam hal pengembangan bangunan, dimana bila pada studio membutuhkan ruangan tambahan, maka tinggal menambahkan unit ruang pada susunan bangunan. Demikian sedikit penjelasan tentang isi laporan ini. Penyusun harap dapat membantu dalam penyajjan awal materi.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2092
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV