• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Penggunaan Serat Ijuk sebagai Bahan Tambah pada Campuran HRS (Hot Rolled Sheet) yang Menggunakan Gradasi Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    90310138 Yudi - 90310018 Muhammad Jazir Alkas.pdf (7.546Mb)
    Date
    1997
    Author
    Yudi, 90310138
    Muhammad Jazir Alkas, 90310018
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Untuk memenuhi tuntutan perkembangan lalu lintas dewasa ini yang semakin komplek maka perlu dikembangkan suatu telaah dan penelitian terhadap campuran beton aspal guna memperoleh campuran beton aspal termodifikasi yang dapat memenuhi kualitas tuntutan tersebut. Terkait dengan tuntutan di atas maka perlu diadakan penelitian terhadap Hot Rolled Sheet untuk memperbaiki beberapa sifat campuran aspal tersebut yang dirasa kurang dengan jalan menambahkan serat ijuk di dalam campuran aspal tersebut. Dengan berpegang kepada analogi teknologi Split Mastic Asphalt + Cellulose yang dikembangkan di Jerman maka dilakukan modifikasi HRS B dengan serat ijuk yang diharapkan dapat memperbaiki sifat-sifat HRS B atau bahkan dapat menggantikan penggunaan campuran beton aspal yang bernilai lebih mahal. Telaah ini dimaksudkan untuk meneliti kemungkinan di atas, pada gradasi tengah HRS B dengan menggunakan variasi kadar aspal 6,3 %, 6,7 %, 7,1 %, 7,5 % dan 8,0 % serta variasi kadar •serat ijuk 0,0 %, 0,5 %, 1,0 %, 1,5 % dan 2,0 % sehingga diperoleh matriks 5x5 dimana benda uji dibuat duplo ( dua ). Dalam penelitian ini tidak dicari nilai kadar aspal optimum sementara dikarenakan pengaruh serat ijuk dari segi geometrinya berperan dalam menggeser nilai kadar aspal optimum itu, disamping itu dapat diamati parameter yang lebih variatif sifatnya. Dari hasil penelitian secara garis besar terdapat perubahan yang berarti dan menguntungkan pada parameter-parameter Marshall Test seperti : Stabilitas, Flow (kelelahan), VITM (Void in The Mix), VFWA (Void Filled Wi th Asphalt) dan QM (Quotiemt Mar5hall) dan juga terjadi peningkatan nilai kekakuan campuran berserat ijuk. Salah satu hasil yang diperoleh adalah briket campuran beton aspal berkadar serat ijuk 2,0 % menunjukkan gejala peningkatan seluruh pameter Marshall dan nilai kekakuan campuran apabila dibandingkan dengan nilai para meter Marshall pada HRS B normal ( tidak berserat ijuk ). Yang sangat menonjol pada briket sampel berkadar seret ijuk 2,0 % adalah kestabilan dari nilai parameter tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20752
    Collections
    • Civil Engineering [4783]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV