• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PRARANCANGAN PABRIK CUMENE DARI PROPYLENE DAN BENZENE DENGAN PROSES Q-MAX KAPASITAS 30.000 TON/TAHUN

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (222.7Kb)
    02 preliminari.pdf (1.559Mb)
    03 daftar isi.pdf (576.3Kb)
    04 abstract.pdf (255.6Kb)
    05.1 bab 1.pdf (756.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (456.2Kb)
    05.3 bab 3.pdf (922.1Kb)
    05.4 bab 4.pdf (2.928Mb)
    05.5 bab 5.pdf (259.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (335.4Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (1.550Mb)
    08. naskah publikasi.pdf (9.668Mb)
    Date
    2020-01-06
    Author
    Muhammad Zainul Arifin, 14521259
    Wisnu Tri Prabowo, 14521344
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Cumene/ isopropylbenzene (C9H12) merupakan bahan baku untuk pembuatan aseton dan fenol. Pabrik cumene memberikan prospek yang sangat baik, mengingat kebutuhan cumene di Indonesia yang semakin meningkat dan belum ada pabrik cumene di Indonesia. Desain awal pabrik cumene dari propylene dan benzene direncanakan dibangun di Cilegon, Banten di tanah seluas 67.990 m 2 dengan kapasitas produksi 30.000 ton/tahun. Pabrik kimia ini akan dioperasikan selama 330 hari atau 24 jam sehari dengan total 165 karyawan. Bahan baku yang dibutuhkan adalah propylene sebanyak 10.665,8981 ton/tahun dan benzene sebanyak 20.299,2760 ton/tahun. Cumene diproduksi dengan menggunakan proses Q-max yang dilakukan di dalam reaktor fixed bed multitubes berlangsung pada fase gas menggunakan katalis QZ-2000. Reaksi bersifat eksotermis dengan kondisi operasi pada suhu 350ºC dengan tekanan 25 atm. Produk yang dihasilkan adalah cumen dengan kadar 99,94%. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit kebutuhan air, steam, udara tekan, tenaga listrik dan bahan bakar. Total air yang digunakan sebanyak 251.038,1720 kg/jam. Kebutuhan steam sebesar 40.631,1224 kg/jam. Udara tekan sebesar 37,3824 m 3 /jam, listrik sebesar 200,5688 kWh, dan bahan bakar sebesar 2,9678 m3/jam. Sebuah parameter kelayakan pendirian pabrik menggunakan analisia ekonomi dengan Modal Tetap (Fixed Capital Investment) sebesar Rp 962.242.585.237,00 dan Modal Kerja (Working Capital) sebesar Rp 81.048.730.001,00. Total penjualan sebesar Rp 932.382.000.000,00 dan total production cost sebesar Rp 694.793.305.446,78. Didapatkan keuntungan sebelum pajak Rp 237.588.694.553,22 dan keuntungan setelah pajak Rp 213.829.825.097,90. Dari analisa ekonomi dapat ditunjukkan bahwa Percent return on investment (ROI) sebelum pajak 35,8% dan ROI setelah pajak 25,05%. Pay out time (POT) sebelum pajak 2,79 tahun sedangkan setelah pajak 3,99 tahun. Break event point (BEP) sebesar 45,81%. Shut down point (SDP) sebesar 19,48%. Dari hasil analisa ekonomi pabrik cumene dengan proses Q-max ini layak untuk didirikan di Indonesia.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20262
    Collections
    • Chemical Engineering [1338]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV