• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    POTENSI PENERAPAN ZERO RUNOFF SYSTEM DI KECAMATAN LENDAH KABUPATEN KULON PROGO

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (95.70Kb)
    02 preliminari.pdf (685.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (493.4Kb)
    04 abstrak.pdf (278.7Kb)
    05. 1 bab 1.pdf (346.5Kb)
    05. 2 bab 2.pdf (902.1Kb)
    05. 3 bab 3.pdf (1.027Mb)
    05. 4 bab 4.pdf (1.162Mb)
    05. 5 bab 5.pdf (420.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (461.2Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (1.130Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (1.122Mb)
    Date
    2020-01-28
    Author
    BAGUS PRIBADI SYAFRI MANDIRI, 14513202
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kecamatan Lendah, Kulon Progo adalah kecamatan yang termasuk kecamatan yang sering terkena bencana kebanjiran dan kekeringan, Di kecamatan Lendah mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dimana akan sangat membutuhkan air, akan tetapi di Kecamatan Lendah mempunyai masalah yang yang belum terselesaikan yaitu tentang kebanjiran yang disebabkan oleh sistem pengolahan drainase dan limpasan air yang tidak meresap ke tanah sehingga air tersebut membanjiri kawasan pemukiman serta lahan pertanian masyarakat Kecamatan Lendah. Oleh karena itu dalam penelitian ini memberikan solusi dengan mengembangkan konsep Zero Runoff System(ZroS). Zero Runoff system (ZRoS) merupakan konsep pengelolaan sumber daya air dengan cara menahan atau menampung limpasan permukaan yang terjadi di permukaan atau di dalam tanah sehingga debit limpasan permukaan yang bermuara ke sungai dapat dikurangi. Selain mengurangi debit limpasan, konsep ini juga dapat meningkatkan ketersediaan air di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan (1). Menganalisis nilai debit banjir, (2). Menentukan area cekungan dan (3). Menilai potensi penerapan Teknologi Zero Runoff System(ZRoS) guna untuk mengurangi resiko bencana banjir. Debit banjir penelitian menggunkan metode rasional. Hasil debit rencana diketahui yaitu: 1,44 m3/s dan 0,04 m3/s yang paling rendah, dimana nilai debit ini didapat dengan menggunakan perhitungan metode rasional. Pada area cekungan didapatkan hasil bahwa area cekungan merupakan daerah yang relatif cukup luas baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Penilaian Potensi Penerapan Zero runoff adalah untuk menentukan titik-titik rawan banjir yang dipilih berdasarkan jenis tanah dan nilai permeabilitas. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan 3 point metode Skoring dalam mengidentifikasi banjir yaitu: skoring luas genangan, waktu genangan, dan tinggi genangan. diketahui hasil skoring potensi banjir terdapat 3 titik rawan banjir. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa teknologi yang relevan untuk diterapkan di kecamatan lendah adalah Teknologi Infiltration Trench. Infiltration Trench dapat menjadi salah satu pilihan alternatif dalm mengurangi genangan karena konstruksi yang sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20050
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV