• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERBANDINGAN METODE SEDUH DINGIN (COLDBREW DAN COLDDRIP) KOPI TERHADAP KONSENTRASI SENYAWA KAFEIN DAN ASAM SITRAT YANG TEREKSTRAK DALAM MINUMAN KOPI

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (156.2Kb)
    01 cover.pdf (68.43Kb)
    02 preliminari.pdf (648.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (345.7Kb)
    04 abstract.pdf (422.4Kb)
    05.1 bab 1.pdf (423.8Kb)
    05.2 bab 2.pdf (350.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (868.7Kb)
    05.4 bab 4.pdf (330.5Kb)
    05.5 bab 5.pdf (922.1Kb)
    05.6 bab 6.pdf (241.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (391.3Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (323.4Kb)
    13612111.pdf (770.4Kb)
    Date
    2019-12-02
    Author
    Hikmat Ramdhani, 13612111
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian perbandingan metode seduh dingin (coldbrew dan colddrip) kopi terhadap konsentrasi senyawa kafein dan asam sitrat yang terekstrak dalam minuman kopi. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara yaitu ekstraksi kopi dengan metode seduh dingin, organoleptik dan analisis menggunakan instrument kromatografi kinerja tinggi (KCKT). Metode seduh dingin dibagi menjadi dua yaitu coldbrew dan colddrip. Coldbrew merupakan metode seduh dingin yang diadopsi dari metode ekstraksi kimia maserasi, yaitu perendaman bubuk kopi dengan ukuran tertentu (800μm) pada suhu terkontrol (18oC) dan waktu tertentu (8 jam). Sedangkan colddrip merupakan metode seduh dingin yang diadopsi dari metode ekstraksi kimia perkolasi, yaitu dengan meneteskan air pada bubuk kopi (800μm) pada suhu terkontrol (18oC) dan waktu tertentu (8 jam). Pengujian yang dilakukan adalah organoleptik yang merupakan metode analisis kuantitatif dengan menggunakan indera perasa oleh beberapa panelis. Uji organoleptik yang diperoleh untuk coldbrew sebanyak 7 dari 15 orang menyatakan rasa dominan pahit, sedangkan colddrip sebanyak 8 dari 15 panelis menyatakan bahwa rasa dominan asam-manis. Hasil uji kualitatif dan kuantitatif menunjukan bahwa ada perbedaan nilai konsentrasi senyawa asam sitrat dan kafein pada masing masing ekstrak. Nilai kafein pada colddrip lebih rendah (0,035 % b/b) dibandingkan dengan kafein dalam ekstrak coldbrew (0,039%) s
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/18055
    Collections
    • Chemistry [741]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV