• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    IMPLEMENTASI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PERENCANAAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI DENGAN METODE NETWORK ANALYSIS

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (175.3Kb)
    01 cover.pdf (214.5Kb)
    02 preliminari.pdf (699.4Kb)
    03 daftar isi.pdf (485.7Kb)
    04 abstract.pdf (184.2Kb)
    05.1 bab 1.pdf (296.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (300.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (892.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (334.8Kb)
    05.5 bab 5.pdf (558.3Kb)
    05.6 bab 6.pdf (181.9Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (190.7Kb)
    Date
    2019-09-19
    Author
    Aulia Sholehah Putri Cesar, 15611094
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tsunami pernah terjadi di Banyuwangi pada tanggal 3 Juni 1994 yang mengakibatkan 300 orang meninggal dan rusaknya bangunan. Dua puluh tahun kemudian, pada tanggal 2 April 2014 BNPB dan BMKG resmi mengeluarkan peringatan tsunami yang diawali dengan terjadinya gempa berkekuatan 8,8 SR. Sejak peristiwa tersebut, pemerintah, masyarakat, dan relawan melakukan simulasi tsunami sebagai bentuk mitigasi bencana tsunami. Selain melakukan simulasi, yang tidak kalah penting adalah membuat peta kerawanan dan membuat jalur evakuasi tsunami. Sehingga jika terjadi peringatan tsunami masyarakat tidak bingung harus berbuat apa dan pergi kemana. Berdasarkan kejadian tersebut dibuatlah jalur evakuasi tsunami di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan untuk membuat jalur evakuasi tsunami adalah network analysis. Untuk mendapatkan jalur evakuasi tsunami, sebelumnya menentukan titik evakuasi dan skoring serta pembobotan masing-masing jalan dahulu. Berdasarkan peta kerawanan tsunami dan interpretasi citra, titik evakuasi dibuat dua titik yang berjarak 2,24 kilometer dan 0,79 kilometer dari pantai. Dengan metode network analysis didapatlah empat jalur evakuasi dengan dua titik evakuasi (titik akhir) dan empat titik tsunami (titik awal). Jalur pertama berjarak 2,97 kilometer dengan waktu tempuh 27 menit berjalan kaki, jalur kedua berjarak 3,38 kilometer dengan waktu tempuh 31 menit, jarak ketiga berjarak 2,43 kilometer dengan waktu tempuh 22 menit, dan jalur keempat memiliki jarak 0,79 kilometer dengan waktu tempuh 7 menit.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/17917
    Collections
    • Statistics [1209]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV