• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Professional Program of Architect (PPAr)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Professional Program of Architect (PPAr)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN SPORT CENTER DI TASIKMALAYA PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA KEBUDAYAAN TASIKMALAYA SPORT CENTER DESIGN OF TASIKMALAYA WITH METAPHOR ARCHITECTURE OF TASIKMALAYA CULTURE

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (95.75Kb)
    01 cover.pdf (95.75Kb)
    03 daftar isi.pdf (409.8Kb)
    04 abstract.pdf (402.1Kb)
    05.1 bab 1.pdf (955.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (149.5Kb)
    Date
    2019-11-16
    Author
    Muhammad Arief Maulana Akbar, 15512108
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tasikmalaya ditunjuk sebagai tuan rumah PORDA 2022, untuk menyambut Pekan Olahraga Daerah perhelatan olahraga se-Jawa Barat maka dibutuhkan bangunan yang memberikan kesan yang tak terlupakan ketika mengujunginya. Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan unsur budaya atau identitas lokal dari Tasikmalaya itu sendiri. Selain itu ramainya orang yang akan datang harus diimbangi dengan kapasitas bangunan yang memadai agar perhelatan bisa dinikmati dengan maksimal. Permasalahannya adalah bagaimana merancangan Sport Center yang menerapkan arsitektur metafora kedalam suatu bangunan yang dapat berkapasitas 30.000 orang untuk bangunan stadion sepakbola dan 5.000 orang untuk bangunan istora serta memunculkan identitas kebudayaan kota Tasikmalaya. Kebudayaan seni rupa Tasikmalaya seperti payung geulis, kelom, dan anyaman menjadi potensi yang akan digunakan untuk menjadi elemen-elemen pembentuk bangunan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka metode perancangan yang digunakan adalah arsitektur metafora yang akan mentranformasikan a. kelom menjadi pembentuk massa bangunan dengan cara dibagi menjadi 3 bagian dan diwujudkan dengan bagian tinggi adalah bangunan stadion, bagian melayang adalah selubung bangunan, dan bagian rendah adalah istora, b. payung geulis yang menjadikan bentuk tajuknya sebagai elemen atap dan bagian rangka menjadi elemen kolom dan balok bangunan c. anyaman akan digunakan untuk selubung bangunan. ABSTRAK Untuk menguji keberhasilan perancangan, uji desain dilakukan dengan uji image. Uji melibatkan 25 responden yang hasilnya adalah 52 % responden menyatakan bentuk massa bangunan adalah metafor daro kelom dan 48 % sisanya tidak. Sedangkan 60 % responden menyatakan atap bangunan adalah metafor dari payung geulis dan 40 % sisanya tidak. Untuk fasad bangunan 88 % responden menyatakan metafor dari anyaman dan 12% sisanya tidak. Hasil dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa responden mengetahui bahwa payung geulis, kelom, dan anyaman adalah kebudayaan Tasikmalaya dan telah dimunculkan pada elemenelemen bangunan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/17729
    Collections
    • Professional Program of Architect (PPAr) [76]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Efektifitas Peraturan Bupati Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2006 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Madrasah Diniyah di Kabupaten Tasikmalaya (Studi Kasus di Desa Banjarwaringin Kecematan Salopo Kabupaten Tasikmalaya) 

      Palah (Universitas Islam Indonesia, 2009)
      Bupati Tasikmalaya telah menetapkan Peraturan Bupati Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2006; yang tujuan utamanya adalah bahwa Madrasah Diniyah/Diniyah Takmiliyah sebagai lembaga pendidikan nonformal yang berbasis pada nilai-nilai ...
    • PELAKSANAAN PEMUNGUTAN DAN PENEGAKAN HUKUM PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KOTA TASIKMALAYA (Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah) 

      RIZQI AULIA MUSLIM, 14410446 (Universitas Islam Indonesia, 2018-04-11)
      Pelimpahan Pajak Bumi dan Bangunan dari pajak pusat menjadi pajak daerah masih terdapat masalah didalamnya. Pemungutan Pajak yang dilakukan untuk memperoleh Pendapatan Asli Daerah Kota Tasikmalaya masih belum berjalan ...
    • DESAIN TERMINAL BANDAR UDARA WIRIADINATA TASIKMALAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS KONTEMPORER BUMI PASUNDAN Cibeureum, Tasikmalaya, Jawa Barat 

      Rai Muhammad Segovia, 14512224 (Universitas Islam Indonesia, 2018-06-25)
      Tasikmalaya merupakan sebuah kota yang semakin berkembang dari tahun ke tahun dan di prediksi akan menjadi kota seperti Jakarta, jika tidak dipersiapkan dari sekarang. Di Tasikmalaya yang sedang dalam massa pembangunan ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV