• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ORGANISASI SPASIAL PADA PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI RUSUNAWA PULOGEBANG, JAKARTA TIMUR

    Thumbnail
    View/Open
    ORGANISASI SPASIAL PADA PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI - Anggoro Tri.pdf (876.5Kb)
    Date
    2019-10-24
    Author
    Tri Muldiguno, Anggoro
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan rumah susun merupakan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam usaha relokasi untuk memindahkan warga dari rumah tapak ke rumah susun serta pengembangan kehidupan yang layak bagi warga DKI Jakarta. Perbedaan asal tersebut merupakan dampak dari relokasi yang mengakibatkan adanya perbedaan motivasi antar individu atau kelompok dalam berkegiatan sehingga satu ruang dan ruang lainnya memiliki makna yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan yang terjadi pada Rusunawa Pulogebang sebagai hasil dari adaptasi yang dilakukan oleh penghuni yang menempati hunian barunya dengan pendekatan pembagian ruang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode obervasi lapang, in-depth interview dengan metode penetapan informan dengan cara mewawancarai gate keeper terlebih dahulu, triangulasi sebagai upaya untuk memvalidasi jawaban informan melalui kajian pustaka, hasil observasi lapangan, dan jawaban informan lain mengenai topik yang sama. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengembangan pada kawasan permukiman rusunawa haruslah didukung pada seluruh pihak. Pihak pengelola membuat suatu fasilitas penghuni, namun fasilitas dapat dikatakan berhasil jika digunakan semaksimal oleh penghuni itu sendiri, sedangkan penghuni mampu membuat ekosistem kehidupan yang baik jika didukung oleh fasilitas yang mendukung. Penghuni tidak dapat beraktivitas jika tidak didukung oleh fasilitas yang disediakan oleh pengelola. Maka dari itu posisi pengembangan suatu rusunawa haruslah dilihat dari 2 sudut pandang, yaitu dari segi pengelola (regulator) dan segi penghuni.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/17367
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [21]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV