• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS SALURAN DISTRIBUSI DAN TINGKAT HARGA GAS ELPIJI 3 KG PADA KONSUMEN AKHIR DI KOTA PALEMBANG

    Thumbnail
    View/Open
    ANALISIS SALURAN DISTRIBUSI DAN TINGKAT HARGA GAS ELPIJI 3 KG - Saladin Wirawan.pdf (170.2Kb)
    Date
    2019-10-24
    Author
    Wirawan Effendy, Saladdin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bahan bakar lpg3 kg merupakan salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat terutama masyarakat miskin yang telah disubsidi oleh pemerintah melalui PT. Pertamina, sehingga pemerintah telah menentukan harga jual ke masyarakat. Seharusnya masyarakat dengan mudah memperoleh lpg3 kg ini dengan harga HET dan mudah. Tetapi pada kenyataannya harga yang diperoleh masyarakat lebih dari harga yang telah ditentukan dan lokasi penjualannya tidak dapat dengan mudah untuk didapat atau telah ditentukan lokasinya. Berdasarkan kondisi ini maka peneliti tertarik untuk mengambil tema penelitian adalah “analisis saluran distribusi dan tingkat harga pada konsumen akhir di Kota Palembang” Desain penelitian ini adalah metode studi kasus, dimana sumber data berasal dari wawancara dan observasi lapangan. Dimana informan yang menjadi sumber data adalah agen gas, pangkalan, pengecer, dan masyarakat sebagai konsumen akhir. Hasil penelitian yang di dapat adalah 1). Panjangnya jaringan distribusi yang ada di lapangan jelas meningkatkan harga yang diterima konsumen akhir sebab masing-masing unit yang terkait akan mengambil margin keuntungan disesuaikan dengan biaya yang di keluarkannya dalam operasionalnya. Semakin panjang jaringan distribusi maka semakin mahal harga yang diterima oleh konsumen akhir. 2). Selain itu tingginya harga di konsumen akhir ini tidak hanya berasal dari panjangnya sauran distribusi tetapi juga margin keuntungan yang diambil oleh masing-masing unit distribusi yang relatif tinggi. Salah satunya adalah pangkalan yang seharusnya hanya boleh mengambil margin keuntungan sekitar Rp. 2.000,/tabung tetapi mereka malah mengambil lebih dari nilai tersebut, sehingga akan memberikan dampak peningkatan harga pada unit-unit distribusi yang lain maupun konsume akhir.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/17359
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian [21]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV