• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi pengabdian
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Centers
    • DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
    • Prosiding
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi pengabdian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN PENGANEKARAGAMAN MAKANAN STUNTING BERBASIS IKAN MELALUI PEMBERDAYAAN PKK DESA KANIGORO, SAPTOSARI, GUNUNGKIDUL

    Thumbnail
    View/Open
    PENERAPAN PENGANEKARAGAMAN MAKANAN STUNTING.pdf (480.3Kb)
    Date
    2019-10-24
    Author
    Ngaisyah, Rr Dewi
    Kusuma Adiputra, Andre
    Metty, Metty
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desa Kanigoro terletak di Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya didaerah pesisir pantai dengan penduduk sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Sehingga memiliki potensi sumber daya ikan untuk dikembangkan. Upaya yang sudah dilakukan untuk pengembangan pengolahan bahan pangan lokal ikan diantaranya menjadi abon ikan dan nugget ikan, bakso ikan, crispy ikan, crispy rumput laut dan ikan asin. Pengolahan ikan ini masih bisa dikembangkan dari segi kualitas dan kuantitas produk sehingga dapat meningkatkan nilai jual serta menjadi nilai tambah Desa Kanigoro. Potensi sumber daya ikan Desa Kanigoro dikembangkan jumlah produksinya dengan cara dipasarkan sebagai oleh-oleh khas di area wisata pantai Desa Kanigoro. Selain dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pengolahan ikan, juga dapat menambah keragaman makanan stunting. Prevalensi kejadian stunting di Desa Kanigoro telah melebihi dari batas ambang dikatakan masalah kesehatan masyarakat khususnya masalah tinginya prevalensi kejadian stunting yakni sebesar 24,1%. Upaya penanggulangan masalah stunting berbasis pangan terus dilakukan untuk menurunkan prevalensi anak stunting. Ditinjau dari perspektif ketahanan pangan yang berkelanjutan, maka makanan alternatif berbasis pangan lokal salah satunya ikan menjadi sumber pangan daerah yang dapat ditingkatkan potensinya untuk program percepatan mengatasi masalah stunting (Kemenkes, 2014).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/17339
    Collections
    • Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi pengabdian [20]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV