• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penataan Kawasan Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, sebagai Pusat Pendaratan dan Pelelangan Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (56.99Kb)
    02 preliminari.pdf (143.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (268.5Kb)
    04 abstract.pdf (102.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (537.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (664.9Kb)
    05.3 bab 3.pdf (934.4Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.447Mb)
    05.5 bab 5.pdf (923.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (110.0Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (115.9Kb)
    Date
    2002
    Author
    Suryaningsih, Rr. Fitriani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar. Salah satunya adalah daerah Kabupaten Gunungkidul dengan peringkat pertama dalam perolehan hasil perikanan tangkap. Didukung oleh adanya permintaan yang tinggi dari masyarakat maka perlu adanya pengembangan produksi. Salah satu pantai yang mempunyai prospek pengembangan adalah Pantai Sadeng. Hal ini disebabkan karena sudah adanya fasilitas beragam yang mendukung potensi perikanan dan merupakan daerah tujuan bagi nelayan pendatang dari luar DIY. Pengembangan potensi perikanan sangat erat hubungannya dengan pelabuhan perikanan oleh karena itu perlu adanya pengkajian lebih lanjut terhadap pusat pendaratan ikan, kriteria-kriteria yang harus dipenuhi dan syarat-syarat teknis yang mendukung pusat pendaratan ikan berkembang. Daerah Sadeng paling cocok untuk dikembangkan karena memiliki kelebihan. Merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan cukup besar, kedekatan lahan dalam mencari ikan, memiliki jumlah nelayan banyak. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah mendekati kompleks. Akan tetapi masih memiliki kekurangan yang harus dibenahi dan ditambah. Merupakan daerah tujuan nelayan pendatang. Sadeng memiliki dermaga yang cukup luas. Akan tetapi kurang adanya penataan dermaga. Tidak adanya pemisahan antara dermaga bongkar dan tambat, oleh karena itu terjadi penumpukkan kapal di dermaga sehingga menyebabkan berkurangnya efisiensi ruang terhadap TPI. Sangat menyulitkan nelayan. Perlu adanya penataan kembali terhadap dermaga yang sudah ada. Masih kurangnya dermaga untuk keperluan tambat kapal. Sadeng juga memiliki jumlah nelayan pendatang yang singgah dan menginap cukup banyak, khususnya pada saat musim penangkapan ikan. Terbatasnya penyediaan rumah singgah menyebabkan nelayan tidur di kapal maupun di TPI. Fasilitas bagi nelayan pendatang perlu untuk diperhatikan, karena merupakan salah satu faktor penting berkembangnya perikanan di Pantai Sadeng. Adanya pengembangan dan perluasan kolam pelabuhan membuka peluang untuk penataan kawasan yang lebih memiliki kekomplekkan fungsi yaitu sebagai pusat pendaratan dan pelelangan ikan Terbukanya peluang untuk membedakan ruang tambat kapal dengan ruang bongkar muatan ikan. Adanya penambahan fasilitas pendukung dapat sebagai pemicu bagi pengunjung baik nelayan (rumah singgah) maupun masyarakat umum untuk datang ke Sadeng. Kawasan ini merupakan kawasan yang dapat berdiri sendiri.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1681
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV