• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ESTIMASI TINGKAT BAHAYA PENGGUNAAN PESTISIDA BERDASARKAN NILAI LD50 DI KECAMATAN PAKEM, SLEMAN, YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (95.37Kb)
    02 preliminari.pdf (835.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (144.0Kb)
    04 abstract.pdf (93.99Kb)
    05.1 bab 1.pdf (171.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (345.5Kb)
    05.3 bab 3.pdf (727.5Kb)
    05.5 bab 5.pdf (96.04Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (239.5Kb)
    Date
    2019-09-12
    Author
    PURI PRAMESWARI, 15513214
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kecamatan Pakem memiliki wilayah pertanian dan holtikultura yang luas, oleh karena itu banyak petani yang menggunakan pestisida untuk membasmi hama dan penyakit pada tanaman. Selain itu tanaman holtikultura diketahui rentan terhadap hama dan penyakit sehingga penggunaan pestisida meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi tingkat bahaya penggunaan pestisida. Metode yang digunakan untuk tingkat resiko penggunaan pestisida adalah metode WHO dengan melihat nilai LD50 serta kandungan bahan aktif dari pestisida. Untuk menentukan tingkat bahaya digunakan dua skema yaitu melalui oral dan dermal, serta untuk memetakan lokasi penggunaan pestisida berdasarkan tingkat bahaya menggunakan software Quantum GIS. Berdasarkan penelitian, jenis pestisida yang digunakan yaitu insektisida, fungisida, moluskisida. 55% petani mencampurkan lebih dari satu jenis pestisida dan 45% petani menentukan sendiri dosis pestisida. Pada skema oral didapatkan sebesar 6% berada pada kelas Ib (berbahaya), 70% kelas II (cukup berbahaya), 19% kelas III (sedikit berbahaya), dan 5% kelas U (tidak berbahaya). Pada skema dermal didapatkan sebesar 8% berada pada kelas Ia (sangat berbahaya), 9% kelas Ib (berbahaya), 59% kelas II (cukup berbahaya), 19% kelas III (sedikit berbahaya), dan 5% kelas U (tidak berbahaya).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16706
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV