• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ISU-ISU PSIKOSOSIAL MINORITAS MUSLIM DI NUSADUA PASCA LEDAKAN BOM BALI

    Thumbnail
    Date
    2019-08-14
    Author
    Kinanti Dewi Larasati, 15320202
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masyarakat Indonesia menunjukan masih nyaman hidup dengan kelompok dalam ras dan etnis yang sama, hasil tersebut adalah hasil survey yang telah dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang bekerja sama dengan tim Litbang Kompas. Sebanyak 83,1 persen mengatakan bahwa mereka nyaman hidup dengan kelompok etnis yang sama, sedangkan 81,9 persen responden mengatakan bahwa mereka lebih nyaman hidup dalam keturunan yang sama. Survei ini dilakukan terhadap 1.207 responden di 34 provinsi dengan margin of error sebesar +- 2,8 persen. Persentase responden perempuan dan laki-laki sebesar masing-masing 50,2 persen dan 49,8 persen. Menurut Peneliti Komnas HAM Elfansuri mengatakan hasil survei tersebut mengindikasikan bahwa primordialisme masih menjadi nilai penting yang dipegang oleh masyarakat. Hal tersebut, lanjutnya, juga menunjukkan bahwa tingkat segregasi sosial di masyarakat masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian yakni: 1.Bagaimana strategi masyarakat muslim dalam menjaga harmonisasi antar umat beragama di Bali ?2.Apa faktor pendukung kerukunan di Bali ? 3.Apa saja problematika yang terjadi diantara masyarakat muslim dengan masyarakat hindu di Bali ? adapun responden dalam penelitian ini adalah 4 orang minoritas muslim yang bekerja di Nusa Dua Bali, dengan masing-masing significant others untuk setiap responden maka berjumlah 8 responden. Untuk mendapat jawaban atas pertanyaan penelitian peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dengan teknik snowball sampling dimana peneliti mendapat responden selanjutnya atas rekomendasian responden pertama. Sedangkan peneliti menguji keabsahan data yang diperoleh dengan cara trianggulasi metode, sumber data. Setelah data terkumpul, peneliti mengumpulkan analisa data dengan menggunakan analisa data model Miles dan Huberman yakni meliputi langkahlangkah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan conclusion.penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pemicu yang melahirkan perubahan realitas sosial, pengalaman-pengalaman psikologis dan kesenjangan sosial ekonomi serta kecemburuan sosial pasca ledakan bom Bali. Adapun yang membuat umat Muslim bertahan ditengah kemelut yang terjadi adalah adanya praktek baik yang dilakukan antar umat beragama bisa menjadi faktor yang digunakan umat Muslim dalam menjaga kerukunan antar umat di Nusa Dua Bali adalah toleransi dan memaklumi agar terciptanya kehidupan yang harmonis dan kondusif.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16702
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV