Show simple item record

dc.contributor.authorGaffarudin, Afan
dc.date.accessioned2019-11-19T06:54:03Z
dc.date.available2019-11-19T06:54:03Z
dc.date.issued2019-08
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16268
dc.description.abstractRencana pembangunan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta (Jogja Outer Ring Road) oleh Pemerintah merupakan salah satu solusi menangani masalah kemacetan. Pembangunan jalan lingkar luar ini menggunakan jalan yang sudah ada yang diperlebar dari 7 meter menjadi 14 meter yang melewati 22 kecamatan di 3 kabupaten. Dalam penelitian ini kinerja 4 ruas jalan utama di Yogyakarta seperti Jalan Solo Jogja, Jalan Kaliurang, Jalan Palagan Tentara Pelajar dan Jalan Magelang dibandingkan jika Jalan Lingkar Luar Yogyakarta tidak jadi terealisasikan, terealisasikan dan terealisasikan dengan ruas jalan alternatif. Pada penelitian ini menggunakan pertumbuhan lalu lintas untuk mengetahui nilai V/C ratio jika Jalan Lingkar Luar Yogyakarta tidak jadi terealisasikan. Menghitung prediksi jumlah bangkitan dan tarikan untuk memprediksi matriks asal tujuan yang akan datang dengan metode gravity kemudian dilakukan pemodelan menggunakan PTV VISUM untuk dapat menghitung V/C ratio jika Jalan Lingkar Luar Yogyakarta terealisasikan. Kemudian menentukan ruas Jalan Lingkar Luar Yogyakarta alternatif lalu melakukan pemodelan transportasi menggunakan PTV VISUM untuk dapat menghitung V/C ratio. Berdasarkan penelitian, nilai V/C ratio Jalan Solo-Jogja depan Kecamatan Kalasan arah timur terjadi penurunan sebesar 8,79% jika dibangun Jalan Lingkar Luar Yogyakarta dan sebesar 60,78%dengan ruas alternatif untuk arah barat penurunan sebesar 6,55% jika dibangun jalan lingkar luar dan penurunan sebesar 49,42% untuk ruas alternatif. Pada Ruas Jalan Kaliurang depan PLN kenaikan sebesar 13,64% jika dibangun Yogyakarta Outer Ring Road dan kenaikan sebesar 81,13% untuk ruas alternatif. Pada Ruas Jalan Palagan Tentara Pelajar depan Hyatt terjadi kenaikan sebesar 48,74% dengan dibangun jalan lingkar luar dan sebesar 41,88% dengan ruas jalan alternatif. Pada Ruas Jalan Magelang depan Lapangan Wahidin arah utara terjadi penurunan sebesar 6,31% jika dibangun dan kenaikan sebesar 8,70% jika menggunakan ruas alternatif dan untuk arah selatan penurunan sebesar 16,25% terealisasi pembangunan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta dan penurunan sebesar 5,27% jika menggunakan ruas alternatifen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectJalan Lingkar Luar Yogyakartaen_US
dc.subjectV/C ratioen_US
dc.subjectMetode Gravityen_US
dc.subjectPTV VISUMen_US
dc.titleKajian Pengaruh Pembangunan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta Terhadap Ruas Jalan Nasional Di DIY (The Influence Study Of Yogyakarta Outer Ring Road Development Plan On The National Road In DIY)en_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US
dc.Identifier.NIM12511119


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record