• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pusat Kebudayaan Melayu di Pontianak sebagai Wadah Pelestarian Seni dan Budaya Transformasi Arsitektur Melayu Pada Citra Visual Bangunan

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (68.82Kb)
    02 preliminari.pdf (160.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (169.9Kb)
    04 abstract.pdf (113.0Kb)
    05.1 bab 1.pdf (604.8Kb)
    05.2 bab 2.pdf (2.510Mb)
    05.3 bab 3.pdf (1.504Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.158Mb)
    05.5 bab 5.pdf (910.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (60.43Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (1.030Mb)
    Date
    2005
    Author
    Rahmany, Urny
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keberadaan Pusat Kebudayaan Melayu di Pontianak menjadi penting adanya ketika arus globalisasi yang memperkuat akulturasi budaya tidak bisa terelakkan lagi dan mulai merubah budaya masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan Pontianak khususnya. Pusat Kebudayaan Melayu merupakan wadah kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian seni dan budaya Melayu. Oleh karena itu, bangunan ini secara tidak langsung harus bisa memberikan gambaran kepada masyarakat akan budaya Melayu itu sendiri yang akan bisa terlihat melalui citra visual bangunan. Citra visual bangunan ini ditransformasikan dari arsitektur Melayu yang meliputi konsep hierarki, interaksi, sumbu, linier dan bentukan rumah panggung serta tentu saja penggunaan ornamen Melayu yang akan mempertegas wajah Melayu pada tata ruang dalam dan luar bangunan secara visual. Massa bangunan Pusat Kebudayaan Melayu diwujudkan sebagai kompleks bangunan yang diikat oleh open space untuk menunjukkan dan medukung adanya proses interaksi dan juga oleh sumbu yang berorientasi pada jalan utama. Konsep zoning yang terdapat pada rumah tradisional Melayu, dimana sifat ruang semakin ke bagian tengah akan semakin mulai diterapkan dengan perletakan ruang untuk kegiatan utama pada bagian tengah dan kegiatan pendukung di bagian samping dan belakang bangunan. Keutamaan bagian tengah bangunan ini juga ditunjukkan oleh bentukan rumah panggung dan konsep hierarki, yaitu dengan perletakan ruang utama yang lebih tinggi daripada massa bangunan untuk fungsi-fungsi pendukung dengan lantai bagian bawah tidak dilingkupi dinding masif. Pada lansekap digunakan transformasi dari gerakan dasar tarian Melayu, yaitu dengan adanya permainan tinggi rendah muka tanah, pengaturan parkir yang berkelok-kelok (pola melenggang) dan linier serta pola entrance dan exit yang berputar setengah lingkaran. Pada tahap pengembangan perancangan Pusat Kebudayaan Melayu, konsep tersebut ditransformasikan lebih detail. Bentukan panggung diciptakan dengan tidak diberikannya dinding massif pada sebagian bagian bawah massa bangunan utama dan sebagian lagi menggunakan dinding yang menjorok ke bagian dalam bangunan. Kolom-kolom seri (utama) terletak di bagian tengah bangunan dan diapit oleh kolom-kolom yang non-seri. Atap yang digunakan merupakan bentukan atap lontik dengan ornamen Melayu khas Kabupaten Pontianak System engsel digunakan pada pintu dan jendela dengan ornamen Melayu yang menggunakan motif bunga melati kombinasi pakis dan bunga kenanga sebagai benang merah pada desain pintu dan jendela satu dengan yang lain serta penggunaan lantai yang dominan bermaterial kayu pada interior bangunan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1638
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV