• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Unjuk Kerja Reaktor Continuous Wetland Menggunakan Tanaman Vetiver (Vetiveria zizanioides) Dan Bakteri Untuk Mendegradasi Kandungan Besi (Fe), Timbal (Pb), Dan Total Suspended Solid (TSS) Dari Limbah Minyak Industri X Di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (434.6Kb)
    01 cover.pdf (407.2Kb)
    02 preliminari.pdf (4.874Mb)
    03 daftar isi.pdf (364.2Kb)
    04 abstract.pdf (458.5Kb)
    05.1 bab 1.pdf (373.2Kb)
    05.2 bab 2.pdf (596.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (515.2Kb)
    05.4 bab 4.pdf (503.4Kb)
    05.5 bab 5.pdf (363.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (518.2Kb)
    07 lampiran.pdf (1.867Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (439.5Kb)
    Date
    2019-08-07
    Author
    Tanjung, Muhammad Ramadhani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kegiatan pencucian dan perawatan di bengkel kereta api hampir selalu menghasilkan air limbah berupa limbah minyak yang mengandung pencemar seperti logam berat dan Total Suspended Solid (TSS) sehingga sulit diolah apabila hanya menggunakan pengolahan biasa. Maka dari itu diperlukan pengolahan khusus untuk air limbah yang terkontaminasi oleh logam berat yaitu menggunakan metode Continuous Wetlands menggunakan rumput vetiver (Vetiveria zizanioides) dan bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja reaktor Continuous Wetlands dengan kombinasi Floating Wetlands dan Constructed Wetlands menggunakan rumput vetiver (Vetiveria zizanioides) dan bakteri dalam mengurangi kadar Besi (Fe), Timbal (Pb), dan Total Suspended Solid (TSS) pada air limbah industri X di Yogyakarta. Air limbah dimasukkan kedalam reaktor dan ditambahkan bakteri. Selanjutnya styrofoam berbentuk pipih dilubangi sebanyak 6 lubang dan setiap lubangnya diisi dengan 2 buah tanaman vetiver yang dimasukkan ke dalam gelas plastik berisikan ijuk, kerikil, pasir, dan tanah yang kemudian diletakkan terapung pada permukaan sampel air limbah dengan posisi akar berada di bawah permukaan air untuk dikontakkan selama 30 hari di tempat yang terkena sinar matahari. Selanjutnya dilakukan pemantauan pada hari ke-0, 6, 11, 16, 21, dan 26 untuk mengetahui konsentrasi logam berat dan kadar Total Suspended Solid (TSS) pada air limbah. Hasil menunjukkan penggunaan tanaman vetiver (Vetiveria zizanioides) dan bakteri mampu menurunkan kadar Besi (Fe) sebesar 69-93%, Timbal (Pb) sebesar 67-76%, dan konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) sebesar 93-96%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16345
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV