• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pada Industri Elektroplating (Studi Kasus Kegiatan Elektropating X) Di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (331.8Kb)
    01 cover.pdf (8.548Kb)
    02 preliminari.pdf (930.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (356.2Kb)
    04 abstract.pdf (88.37Kb)
    05.1 bab 1.pdf (94.62Kb)
    05.2 bab 2.pdf (762.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (458.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (455.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (977.9Kb)
    05.6 bab 6.pdf (87.24Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (205.3Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (90.63Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (110.4Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (48.19Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (58.53Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (43.46Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (459.4Kb)
    Date
    2019-08-12
    Author
    Jauharoh, Anisah Hasna
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri elektroplating skala kecil dan menengah di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimeya Yogyakarta (DIY) belum melakukan pengelolaan air limbah. Hal ini disebabkan karena tidak ada instalasi untuk mengolah air limbah sehingga air limbah dibuang langsung ke tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif teknologi pengolahan menggunakan metode skoring dan merencanakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri elektroplating. Teknologi terpilih adalah elektrokoagulasi yang diikuti dengan pengolahan sedimentasi dan filtrasi. Berdasarkan debit air limbah sebesar 638 L/hari, direncanakan IPAL dengan total luasan adalah 3,67 m x 1,9 m. Elektroda yang digunakan adalah anoda Fe dan katoda Al berukuran 40x20x0,3 cm3, berjumlah masing-masing 5 plat dan berjarak 3 cm. Besarnya arus dan tegangan dipilih sebesar 2,5 A dan 12 Volt dengan arus searah (DC). Waktu detensi sedimentasi adalah 6 jam dan media filter yang digunakan adalah pasir silika, karbon aktif dan mangan zeolit. Efluen air yang diolah dapat dikategorikan sebagai air kelas 2 menurut Peraturan Gubernur (Pergub) DIY 20/2008. Biaya yang diperlukan untuk membangun IPAL adalah Rp 8.613.750,00 dan biaya operasional adalah Rp 136.187,60 per hari. Penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam perencanaan pengelolaan air limbah industri elektroplating.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16335
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV