• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KAJIAN MINIMISASI LIMBAH CAIR PADA INDUSTRI TAHU X DAN Y, BANTUL, D.I YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.JPG (36.70Kb)
    01 cover.pdf (10.52Kb)
    02 preliminari.pdf (892.4Kb)
    03 daftar isi.pdf (289.6Kb)
    04. abstract.pdf (156.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (193.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (303.8Kb)
    05.3 bab 3.pdf (362.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.710Mb)
    05.5 bab 5.pdf (188.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (281.0Kb)
    07.1 lampiran.pdf (443.8Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (356.1Kb)
    Date
    2019-08-19
    Author
    REYMANDHA APRILIA HUTAMI, 15513059
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kegiatan proses produksi industri tahu memerlukan air dalam kuantitas yang besar. Penggunaan air dalam jumlah yang besar akan berdampak pada volume limbah yang dihasilkan juga besar. Apabila limbah cair tersebut tidak dikelola dengan baik akan berdampak buruk bagi lingkungan. Peneltian ini dilakukan untuk mengidentifikasi proses produksi tahu yang menghasilkan limbah, menghitung volume limbah dan kebutuhan air, dan meminimisasi limbah cair dengan menganalisis peluang penerapan produksi bersih. Alternatif peluang produksi bersih didapat dengan studi literatur yang disesuaikan dengan hirarki minimisasi limbah. Kemudian dipilih melalui metode skoring untuk mengetahui apakah alternatif dapat diterapkan atau tidak. Hasil penelitian pengukuran debit pada industri X yaitu 2,6 m3/hari dan industri Y sebesar liter/hari 3,193 m3/hari. Limbah tahu yang dihasilkan per kg produk dari industri X yaitu 5,12 m3/ton dan industri Y adalah 5,88 m3/ton. Apabila dibandingkan dengan baku mutu limbah tahu menurut Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No. 7 Tahun 2016 masih berada dibawah baku mutu yaitu 20 m3/ton. Berdasarkan hasil skoring, terdapat beberapa alternatif minimisasi limbah yang dapat direkomendasikan yaitu, menggunakan kembali limbah proses pencucian, menghemat sebanyak 50% dari penggunaan air untuk proses pencucian, mendaur ulang limbah pencucian dan perendaman dengan menggunakan media pasir, menambahkan koagulan berupa biji asam jawa untuk mengurangi konsentrasi COD, BOD, dan TSS, serta memanfaatkan limbah proses penggumpalan untuk pembuatan pupuk cair.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16292
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV