• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Museum Fotografi di Jogjakarta Karakter Teknikk Sandwich Fotografi sebagai Faktor Penentu Penampilan Bangunan

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (59.37Kb)
    02 preliminari.pdf (180.0Kb)
    03 daftar isi.pdf (330.3Kb)
    04 abstract.pdf (89.67Kb)
    05.1 bab 1.pdf (613.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.601Mb)
    05.3 bab 3.pdf (2.434Mb)
    05.4 bab 4.pdf (777.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (100.5Kb)
    Date
    2002
    Author
    Fahmi, M Wildan Haris
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jogjakarta merupakan pusat seni dan budaya Indonesia, hal ini memunculkan inspirasi para penggemar fotografi dan juga sumber daya manusia yang selalu ingin berkompetisi. Pesatnya perkembangan dunia fotografi di Jogjakarta dapat dilihat dari semakin maraknya lomba-lomba fotografi, meningkatnya peserta lomba, menjamurnya pendidikan fotografi, dan meningkatnya kunjungan masyarakat pada suatau pameran foto. Melihat potensi yang begitu besar fotografer-fotografer Jogjakarta membutuhkan tempat untuk berpameran. Kebanyakan tempat untuk memamerkan karya fotografi merupakan gedung yang sebenamya bukan berfungsi secara khusus sebagai tempat pameran fotografi. Museum fotografi merupakan salah satu media yang efektif sebagai penyedia fasilitas apresiasi, pendidikan dan ilmu pengetahuan untuk menampung hasil karya para fotografer dan informasi perkembangan teknologi fotografi, dengan konsep perencanaan dan perancangan karakter teknik sandwich fotografi sebagai faktor penentu penampilan bangunan. Penerapan karakter teknik sandwich ke penampilan bangunan diterjemahkan pada rata massa, tata ruang, pola sirkulasi dan pada fasade bangunan. Tata massa merupakan perwujudan dan keterpaduan (unity) dan keseimbangan, tata ruang perwujudan dari keterpaduan (unity) dimana untuk mendukung keterpaduan pada tata massa, pola sirkulasi perwujudan dari urut-urutan (sequence), dan fasade bangunan merupakan perwujudan dari irama. Konsep museum fotografi ini adalah menampilkan bangunan yang kontekstual dengan lingkungan Jogjakarta melalui pendekatan pada karakter teknik sandwich fotografi ke dalam penampilan bangunan berupa tata massa, tata ruang, pola sirkulasi dan fasade bangunan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1575
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV