• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS HUMAN ERROR PROBABILITY DAN PERBAIKAN PROSES PENGOLAHAN GULA RAFINASI

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (74.51Kb)
    02 preliminari.pdf (1.082Mb)
    03 daftar isi.pdf (458.6Kb)
    04 abstract.pdf (145.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (461.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (992.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (497.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (5.647Mb)
    05.5 bab 5.pdf (910.5Kb)
    05.6 bab 6.pdf (206.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (459.6Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (3.819Mb)
    Date
    2019-07-27
    Author
    Asih Setyo Rini, 15916205
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kebutuhan gula di Indonesia terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan tingkat permintaan dari industri pengolahan makanan dan minuman. Industri gula dituntut mampu memberikan produk tepat kualitas, tepat kuantitas dan tepat sasaran. Saat ini produksi gula rafinasi sudah memanfaatkan tenaga mesin, hanya saja manusia sebagai operator bertugas untuk mengawasi jalannya proses. Penggunaan tenaga manusia dalam industri pengolahan gula rafinasi tidak menutup kemungkinan terjadinya human error. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa human error probability pada proses pengolahan gula rafinasi serta menentukan rekomendasi perbaikan yang diperlukan untuk mengurangi human error probability. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Human Error Assesment and Reduction Technique (HEART) dan Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) yang dapat menghitung dan memberikan solusi tingkat probabilitas kemungkinan terjadinya kesalahan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai human error probability pada proses affination sebesar 43,40%; carbonatasi dan ion exchange resin sebesar 28,80%; filtration sebesar 24,64%; evaporator sebesar 26,76%; cryztallization sebesar 35,52%; curing,drying dan screening sebesar 17,20%; dan packing sebesar 36,48%. Dan Terdapat 4 strategi perbaikan yang perlu dilakukan yaitu melakukan short briefing sebelum melakukan tugas; mengisi form checklist sesudah melakukan tugas disetiap proses; meletakan petunjuk tentang kesehatan, keselamatan kerja disetiap proses; danmelakukan training operator 6 bulan sekali.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15434
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [242]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV