• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN SOIL NAILING DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM GEOSLOPE (ANALYSIS OF SLOPE STABILITY REINFORCED WITH SOIL NAILING USING GEOSLOPE PROGRAM)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (100.6Kb)
    02 preliminari.pdf (602.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (1.027Mb)
    04 abstract.pdf (135.8Kb)
    05.1 bab 1.pdf (374.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (577.5Kb)
    05.3 bab 3.pdf (2.783Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.107Mb)
    05.5 bab 5.pdf (2.485Mb)
    05.6 bab 6.pdf (131.8Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (190.7Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (386.0Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (328.1Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (390.9Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (2.162Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (816.6Kb)
    Date
    2019-07-05
    Author
    Bayu Prasetyo Utomo, 13511253
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Analisis stabilitas lereng dilakukan untuk mengetahui keamanan suatu lereng. Peningkatan stabilitas lereng dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah soil nailing. Soil nailing adalah metode perbaikan in-situ dengan cara menancapkan batang-batang baja, bamboo dan mini pile. Penelitian ini bersifat teoritis dan dimodelkan dengan menggunakan program geoslope. Analisis menggunakan program geoslope akan dibandingkan dengan perhitungan manual metode fellenius dan Bishop pada lereng tanpa perkuatan. Sedangkan untuk lereng dengan perkuatan soil nailing, analisis menggunakan program geoslope akan dibandingkan dengan perhitungan manual metode baji (wedge). Dalam analisis perhitungan manual juga dilakukan perhitungan stabilitas internal dan eksternal, untuk stabilitas internal dilakukan terhadap putus dan cabut tulangan, sedangkan untuk stabilitas eksternal dilakukan terhadap penggeseran. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah perhitungan manual metode fellenius didapatkan SF = 0,9292 < 1,3 (tidak aman) dan metode bishop didapatkan SF = 1,125 < 1,3 (tidak aman). Sedangkan analisis program geoslope metode fellenius didapatkan SF = 0,933 < 1,3 (tidak aman) dan metode bishop didapatkan SF = 1,125 < 1,3 (tidak aman). Untuk perhitungan soil nailing metode baji (wedge), pada sudut nail 10o didapatkan SF = 1,5391 > 1,3 (aman) dan program geoslope didapatkan SF tanpa beban gempa 2,294 > 1,3 (aman) dan SF dengan beban gempa 1,278 > 1,1 (aman). Pada sudut nail 20o didapatkan SF = 1,5977 > 1,3 (aman) dan program geoslope didapatkan SF tanpa beban gempa = 2,944 > 1,3 (aman) dan SF dengan beban gempa 1,503 > 1,3 (aman). Pada sudut nail 30o didapatkan SF = 1,6051 > 1,3 (aman) dan untuk program geoslope didapatkan SF tanpa beban gempa = 3,253 > 1,3 (aman) dan SF dengan beban gempa = 1,653 > 1,3 (aman). Dari hasil analisis ditemukan perbedaan nilai SF antara metode baji (wedge) dengan program geoslope, disebabkan karena metode baji (wedge) menggunakan bidang gelincir longsor planar dan geoslope menggunakan bidang gelincir longsor lingkaran.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15325
    Collections
    • New Submissions [151]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV