• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    INVENTARISASI EMISI GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR PETERNAKAN KABUPATEN SLEMAN BAGIAN BARAT D.I YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01. Cover.pdf (214.5Kb)
    02. Preliminari.pdf (821.5Kb)
    03. Daftar Isi.pdf (1.019Mb)
    04. Abstract.pdf (352.2Kb)
    05. 1. Bab 1.pdf (398.9Kb)
    05. 2. Bab 2.pdf (352.3Kb)
    05. 3. Bab 3.pdf (342.9Kb)
    05. 4. Bab 4.pdf (597.9Kb)
    05. 5. Bab 5.pdf (179.1Kb)
    06. Daftar Pustaka.pdf (1.324Mb)
    07. Lampiran.pdf (17.91Mb)
    08. Naskah Publikasi.pdf (645.5Kb)
    Date
    2019-02-20
    Author
    Sandy Trisatya Martha, 13513151
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sektor peternakan berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti gas metana (CH 4 ) dan dinitrogen oksida (N 2 O) melalui fermentasi enterik dan kotoran ternak. Sumbangan sektor peternakan terhadap pemanasan global sekitar 18%, lebih besar dari sumbangan sektor transportasi di dunia yang menyumbang sekitar 13,1%. Hal ini dikarenakan hewan ternak berpotensi untuk menghasilkan emisi gas rumah kaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui total emisi gas metana (CH 4 ) dan dinitrogen oksida (N 2 O) dari fermentasi enterik dan pengelolaan kotoran ternak serta mengetahui pola sebaran emisi gas tersebut di Kabupaten Sleman bagian barat D.I Yogyakarta menggunakan metode Tier-1 IPCC (2006). Hasil perhitungan emisi gas metana (CH 4 ) dan dinitrogen oksida (N 2 O) menunjukkan bahwa ada hubungan antara jumlah populasi ternak dan metode pengelolaan kotoran dengan nilai emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Kabupaten Sleman bagian barat mempunyai jumlah ternak sebesar 2.0462 ekor dengan nilai total emisi gas metana (CH 4 ) dari fermentasi enterik sebesar 1,73791 Gg CO 2 -eq/tahun dan 0,049242 Gg CO 2 -eq/tahun dari pengelolaan kotoran ternak. Emisi dinitrogen oksida (N 2 O) secara langsung dan tidak langsung sebesar 2944,275 kg CO 2 -eq/tahun dan 5248,529459 kg CO 2 -eq/tahun dari pengelolaan kotoran ternak pada tahun 2016. Pemetaan sebaran emisi gas metana (CH 4 ) dan dinitrogen oksida (N 2 O) di Kabupaten Sleman bagian barat menunjukkan bahwa Kecamatan Seyegan memiliki potensi penyumbang terbesar dengan penyumbang terbesar adalah Desa Margoagung..
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14167
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV