• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS NERACA AIR DI PULAU BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

    Thumbnail
    View/Open
    01. Cover.pdf (287.4Kb)
    02. Preliminari.pdf (1.529Mb)
    03. Abstract.pdf (200.8Kb)
    04. Daftar Isi.pdf (373.9Kb)
    05.1. Bab 1.pdf (157.2Kb)
    05.2. Bab 2.pdf (147.2Kb)
    05.3. Bab 2.pdf (421.3Kb)
    05.4. Bab 4.pdf (457.2Kb)
    05.5. Bab 5.pdf (11.14Kb)
    06. Daftar Pustaka.pdf (128.1Kb)
    07. Lampiran.pdf (717.4Kb)
    08. Naskah Publikasi.pdf (583.5Kb)
    Date
    2019-02-20
    Author
    ISMY IKHWAN FADHLULLAH, 13513067
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konsep daya dukung digunakan di sektor sumber daya air sebagai salah satu alat manajemen di daerah yang mungkin memiliki kelebihan air atau masalah kekurangan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis daya dukung sumber daya air di Pulau Bangka, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menemukan rasio antara pasokan air dan permintaan air di Pulau Bangka untuk mendapatkan status daya dukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status daya dukung di Pulau Bangka umumnya sustain pada tahun 2020 dan 2030. Namun, pada tahun 2020 ada status overshoot pada bulan Agustus dan September di Kabupaten Bangka (0,9 dan 0,5) Bangka Barat (0,7 dan 0,4), Bangka Tengah (0,8 dan 0,4), sementara di Bangka Selatan dan Pangkalpinang pada bulan September (0,6 dan 0,8). Pada tahun 2030, status overshoot terjadi pada bulan Agustus dan September di beberapa daerah, yaitu Kabupaten Bangka (0,8 dan 0,4), Bangka Barat (0,6 dan 0,3), Bangka Tengah (0,7 dan 0,4), Bangka Selatan (0,8 dan 0,4) dan Pangkalpinang pada bulan September (0,7). Oleh karena itu, tindakan lebih lanjut perlu diambil untuk menghemat air di bulan surplus.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14165
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV