• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR PARAMETER KIMIA DI SUNGAI CODE YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (46.19Kb)
    02 preliminari.pdf (1.487Mb)
    03 daftar isi.pdf (230.8Kb)
    04 abstract.pdf (213.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (216.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (221.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.460Mb)
    05.4 bab 4.pdf (868.7Kb)
    05.5 bab 5.pdf (209.7Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (326.4Kb)
    07 .1 lampiran 1.pdf (3.461Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (719.7Kb)
    Date
    2019-02-25
    Author
    ALDI FAHMI RAZIQ, 14513138
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki sungai-sungai besar yang melintasi kawasan padat penduduk dan mengalami pencemaran oleh limbah baik rumah tangga, industri, maupun pertanian. Sungai besar yang ada di Yogyakarta, seperti Sungai Code, Opak, Bedog, dan Winongo mengalami penurunan kualitas air akibat dari limbah domestik yang tidak terkontrol. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menganalisa hubungan tata guna lahan terhadap kualitas air (parameter kimia) di Sungai Code. Pengambilan contoh kualitas air dilakukan di 11 titik sepanjang aliran Sungai Code. Pembuatan peta tata guna lahan menggunakan software ArcGIS 10.4.1. Metode dalam menentukan status mutu air yaitu Indeks Pencemaran (IP), sedangkan analisis statistika untuk mencari hubungan antara tata guna lahan dengan kualitas air parameter kimia digunakan metode Spearman. Luas keseluruhan daerah tangkapan air yang didapat dari olah data di ArcGIS sebesar 45,04 km2. Hasil analisis dengan metode Indeks Pencemaran (IP) didapatkan semua titik pengambilan sampel air berstatus tercemar ringan. Hasil analisis statistika menggunakan metode Spearman, didapatkan bahwa terdapat hubungan (korelasi) antara tata guna lahan dengan kualitas air parameter kimia (BOD, COD, dan amonia). Hasilnya adalah hubungan fungsi lahan hutan terhadap kualitas air parameter kimia berkorelasi sedang dan tidak signifikan. Sedangkan hubungan fungsi lahan kebun, permukiman, serta sawah terhadap kualitas air parameter kimia berkorelasi kuat dan signifikan. Untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat mencari data kualitas air yang lengkap, menambah titik pengambilan air disetiap input yang masuk ke sungai, serta melakukan analisis secara rinci terhadap aktifitas yang menghasilkan limbah dan berpotensi mencemari sungai pada masing-masing daerah tangkapan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/14138
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV