• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN 𝐍𝟐 DAN KOH TERHADAP DAYA SERAP KARBON AKTIF BULU AYAM UNTUK BAHAN ALTERNATIF HYDROGEN STORAGE

    Thumbnail
    View/Open
    M. Andi Trijaya_14525049.pdf (2.497Mb)
    Date
    2019-02-08
    Author
    M. Andi Trijaya, 14525049
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hidrogen merupakan unsur terbanyak dalam alam semesta. Kelebihan dari hidrogen yaitu ringan, tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga hidrogen banyak digunakan oleh beberapa industri. Namun kekurangan dari hidrogen itu sendiri yaitu mudah meledak dan terbakar. Oleh karena itu, diperlukan beberapa metode hydrogen storage agar menyimpan hidrogen dengan aman. Harga yang mahal menjadikan halangan untuk membuat sebuah hydrogen storage. Maka dari itu, metode adsorpsi menggunakan karbon aktif dari bulu ayam sebagai bahan alternatif hydrogen storage digunakan pada penelitian ini dikarenakan biaya yang lebih terjangkau. Metode adsorpsi mampu menurunkan tekanan hidrogen dalam kapasitas yang sama. Bulu ayam digunakan karena mengandung keratin dan 50% kadar karbon. Metode yang digunakan untuk membuat karbon aktif dari bulu ayam pada penelitian ini yaitu karbonisasi suhu 400 ºC selama 2 jam, aktivasi kimia menggunakan larutan konsentrasi larutan 1 M dan 3 M dengan pamanasan dalam oven suhu 90 ºC selama 1 jam dan aktivasi fisika suhu 500 ºC selama 1 jam disertai pengaliran nitrogen. Dilakukan uji bilangan iodin untuk mendapatkan nilai daya serap terhadap karbon aktif, kemudian menganalisis pengaruh metode karbonisasi, aktivasi kimia, fisika menggunakan nitrogen dan KOH terhadap daya serap karbon aktif bulu ayam. Bilangan iodin tertinggi yaitu sebesar 693,72 𝑚𝑔/𝑔 pada sample II Nitrogen+KOH 3 M. Luas permukaan berdasarkan bilangan iodin tertinggi didapatkan pada sample II Nitrogen + KOH 3 M yaitu sebesar 690,01 m2/gr. Yield karbon aktif pada sample II lebih besar dibandingkan dengan sample I. Perbandingan bilangan iodin karbon aktif bulu ayam masih terlampau jauh dibandingkan karbon aktif tongkol jagung dan tempurung kelapa namun diatas dari karbon aktif bonggol singkong.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13772
    Collections
    • Mechanical Engineering [744]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV