• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNKAN METODE SWAT DAN METODE NASA TLX (STUDI KASUS DI PT. LG ELECTRONICS INDONESIA)

    Thumbnail
    View/Open
    Nurhakiki Nazlia Sunarto_14522041.pdf (2.202Mb)
    Date
    2018-12
    Author
    Nurhakiki Nazlia Sunarto, 14522041
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT LG Electronics Indonesia merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak dibidang elektronik dengan produk yang dihasilkan berupa bahan setengah jadi atau berupa item part. Proses produksi pada PT LG Electronics Indonesia terdapat tiga proses yaitu proses SMT (Surface Mount Tecnology), assy dan test. Pada ketiga proses tersebut dibutuhkan ketelitian yang cukup tinggi dengan waktu yang telah ditentukan agar item-item yang dihasilkan dari proses tersebut tidak adanya cacat produk atau produk not good dan ketepatan waktu penyelesaian setiap proses merupakan salah satu indikator penilaian kinerja. Tuntutan pekerjaan harus bekerja keras dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap pelanggan agar dapat bersaing dengan perusahan lain dan menghasilkan produk berkualitas. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode Subjective Workload Assessment Tecnique atau dikenal dengan metode SWAT bertujuan untuk menentukan beban kerja mental yang dialami oleh para karyawan dengan metode SWAT yang diolah menggunakan aplikasi DosBox 0.74. Aktivitas produksi terdiri dari sepuluh aktivitas, yaitu memasukkan PCB ke mesin dan memeriksa komponen pada PCB, memotong PCB, memberi cream solder, memasang komponen terminal, memasang komponen chassis pada PCB, solder konektor, memeriksa gap, memeriksa DIF, visual inspection point last checking dan packing dan proses adjusting (proses pengaturan produk). Hasil penelitian menyatakan yang mempengaruhi operator produksi terhadap kinerja di PT LG Electronics Indonesia adala faktor waktu atau time load dengan persentase sebesar 48.55%, sedangkan beban usaha mental atau effort load cukup berpengaruh pada beban kerja dengan persentase sebesar 24.64% dan beban tekanan psikologis atau stress load dengan persentase sebesar 28.81%. sedangkan pada metode NASA-TLX beban kerja yang yang paling tinggi pada bagian Assembly (61), packaging (60), SMT (58), Quality control (56) dan Test (54)
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13454
    Collections
    • Industrial Engineering [2864]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV