• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    SANKSI PIDANA TERHADAP PENGEDAR NARKOBA DI DALAM UNDANG – UNDANG NO 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Thumbnail
    View/Open
    SKRIPSI FULL.pdf (1.610Mb)
    Date
    2018-10-01
    Author
    MUHAMMAD RIDHA, 14421048
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masalah penyalahgunaan narkoba di Indonesia sekarang ini sudah sangat memprihatinkan. Dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 diatur bahwa narkotika di satu sisi merupakan obat atau bahan bermanfaat dibidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan, akan tetapi disisi lain dapat pula menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila disalahgunakan atau digunakan tanpa pengaendalian dan pengawasan yang ketat serta seksama. Peraturan substansi untuk menanggulangi kasus penyalahgunaan narkotika adalah UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika . pelaku sebagai pengedar dimungkinkan dijatuhkan sanksi pidana mati, contohnya diatur dalam pasal 114, pasal, pasal 119 yang disesuaikan dengan kategori atau beratnya kejahatan yang dilakukan. Kejahatan narkotika sudah masuk keseluruh sendi-sendi kehidupan. Berdasarkan latar belakang diatas, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana sanksi pidana pengedar narkoba di dalam undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan apakah sanksi pidana pengedar narkoba sesuai dengan hukum pidana Islam atau tidak. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), dimana data yang digunakan adalah data kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanksi pidana narkoba telah diatur dalam Undang-Undang No 35 Tahun 2009, dimana undang-undang tersebut memiliki sanksi terberat yakni hukuman mati, sedangkan dalam hukum Islam sanksi yang diberikan yaitu hukuman ta’zir. Kedua sanksi yang diberikan antara undang-undang dan hukum islam sudah sesuai, karena sudah pantas pengedar narkoba dijatuhkan hukuman mati.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13266
    Collections
    • New Submissions [152]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV