• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Bengkel Modifikasi Mobil Terpadu di Yogyakarta Efektifitas Sirkulasi sebagai Pendukung Fungsi Komersial Bangunan

    Thumbnail
    View/Open
    97512060 Hermunanto Endro P.pdf (8.774Mb)
    Date
    2006
    Author
    Endro P, Hermunanto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bengkel mobil pada umumnya merupakan sebuah tempat yang berfungsi sebagai tempat bagi pemilik mobil untuk memperbaiki dan atau mengganti spare part I onderdil mobil mereka. Penggantian spare part pada umumnya memang ditujukan untuk memperbaiki kerusakan. Namun ada kalanya penggantian spare part dilakukan bukan karena adanya kerusakan, tetapi khususnya ditujukan untuk memodifikasi mobil agar terlihat atau terasa "lebih". Modifikasi itu sendiri dapat diaplikasikan ke dalam setiap aspek dari sebuah mobil. Aspek yang dimaksud di sini adalah: keindahan, kenyamanan dan performa mesin. Aspek keindahan dan kenyamanan memiliki sifat subyektif dan tidak dapat diukur. Sehingga tingkat keberhasilan modifikasi pada aspek keindahan dan kenyamanan sangat tergantung pada penilaian si pemilik mobil. Sedangkan hasil modifikasi pada aspek performa mesin dapat diukur tingkat keberhasilannya. Perbedaan karakter dari tiap aspek tersebut menimbulkan perilaku yang berbeda bagi para pelakunya dalam hal ini adalah konsumen. Selain itu, perbedaan perilaku pelaku dalam bangunan juga disebakan perbedaan cara pelaksanaan / pengerjaan modifikasi dari tiap aspek. Semisal aspek performa mesin tentunya akan identik dengan bising dan kotor Jika dibandingkan dengan pengerjaan modifikasi pada aspek kenyamanan tentunya akan sangat berbeda. Sehingga perbedaan aspek berpengaruh dalam penentuan kebutuhan fungsi ruang, ukuran ruang dan pola sirkulasi di dalam bangunan. Di dalam bangunan ini terdapat ruang-ruang yang digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan bengkel modifikasi. Antara lain workshop atau ruang kerja bengkel itu sendiri, ruang pengecatan, ruang pembuatan bodi modifikasi ruang pembuatan perangkat audio dan beberapa ruang pendukung lain seperti ruang pencucian mobil, dan ruangan untuk salon mobil. Selain itu juga terdapat ruang-ruang yang digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen. Antara lain ruang tunggu yang di dalamnya terdapat beberapa fasilitas hiburan, retail-retail onderdil modifikasi showroom, ruang simulasi serta beberapa ruang pendukung lainnya. Perbedaan perilaku pengunjung ( konsumen ) berkaitan dengan fungsi-fungsi ruang di dalam bangunan menjadi vital. Karena, selain terdapat kepentingan untuk membuat konsumen merasa nyaman, perlu diarahkan dan difasilitasi agar perilaku konsumen dapat mendukung fungsi komersial dari bangunan tersebut secara maksimal Sehingga timbul permasalahan bagaimana mendesain bengkel modifikasi mobil terpadu dengan membuat pola sirkulasi dan fungsi ruang menjadi optimal dan nyaman agar dapat dapat memaksimalkan fungsi komersial dari bangunan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/13247
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV