• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS EFEKTIVITAS RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN KOTA, KABUPATEN KUDUS DALAM MENURUNKAN SUHU UDARA MIKRO

    Thumbnail
    View/Open
    01 Cover.pdf (2.780Mb)
    02 Preliminari.pdf (4.513Mb)
    03 Daftar Isi.pdf (259.2Kb)
    04 Abstract.pdf (2.860Mb)
    05.1 Bab 1.pdf (316.5Kb)
    05.2 Bab 2.pdf (430.3Kb)
    05.3 Bab 3.pdf (571.0Kb)
    05.4 Bab 4.pdf (2.305Mb)
    05.5 Bab 5.pdf (321.7Kb)
    06 Daftar Pustaka.pdf (196.5Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (1.145Mb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (514.9Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (28.46Mb)
    08 Naskah Publikasi.pdf (893.2Kb)
    Lembar Pengesahan.png (12.95Mb)
    Lembar Penguji.png (15.54Mb)
    Lembar Pernyataan.png (16.13Mb)
    Date
    2018-12-04
    Author
    WEMASMAARATRI, 14 513 019
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan penduduk saat ini menyebabkan kecenderungan terjadinya pembangunan yang tidak seimbang dan dapat berdampak negatif dalam beberapa aspek, salah satunya kondisi lingkungan. Adanya peningkatan transportasi, kegiatan industri, dan rumah tangga menjadi salah satu kegiatan yang berpotensi mencemari udara dan mengganggu aktifitas masyarakat. Hal ini juga terjadi di Kabupaten Kudus, khususnya di Kecamatan Kota. Kecamatan ini memiliki 14 industri besar dan 29 industri menengah dari total 186 industri besar dan menengah. Banyaknya industri ini menyebabkan adanya peningkatan rata-rata suhu udara. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah melalui penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan RTH dalam menurunkan suhu udara mikro. Metode yang digunakan untuk menganalisis yaitu dengan menggunakan pendekatan analisis buffer dan metode analisis indeks ketidaknyamanan (Discomfort Index). Klasifikasi kerapatan pohon menggunakan metode klasifikasi terbimbing (Supervised Image Classification) dengan bantuan software ENVI dan Quantum GIS. Hasil penelitian diketahui suhu rerata harian adalah 30,72℃ untuk kerapatan tinggi, 31,52℃ untuk kerapatan sedang dan 31,87℃ untuk kerapatan rendah; kelembaban relatif rerata harian adalah 55% untuk kerapatan tinggi, 53% untuk kerapatan sedang, dan 51% untuk kerapatan rendah; nilai indeks ketidaknyamanan harian rerata bekisar antara 22 – 23. Kondisi iklim mikro secara keseluruhan termasuk kategori “ketidaknyamanan dirasakan oleh <50% populasi”. Secara tidak langsung RTH yang berada di Kecamatan Kota belum sepenuhnya efektif untuk menurunkan suhu udara mikro.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13105
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV