• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    POTENSI PENGELOLAAN SAMPAH YANG DILAKUKAN OLEH SEKTOR INFORMAL DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 Cover.pdf (47.95Kb)
    02 Preliminari.pdf (742.7Kb)
    03. Daftar Isi.pdf (130.3Kb)
    04 Abstract.pdf (91.17Kb)
    05.2 Bab 2.pdf (238.0Kb)
    05.1 Bab 1.pdf (102.3Kb)
    05.3 Bab 3.pdf (105.4Kb)
    05.4 Bab 4.pdf (749.1Kb)
    05.5 Bab 5.pdf (91.60Kb)
    06 Daftar Pustaka.pdf (404.1Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (538.8Kb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (833.5Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (94.61Kb)
    08. Naskah Publikasi.pdf (440.9Kb)
    Date
    2018-12-21
    Author
    Dinda Amelia, 14513010
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penduduk Kota Yogyakarta berdasarkan data BPS Provinsi DIY pada tahun 2017 sebesar 422.732 jiwa. Menurut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta pada tahun 2018 tercatat Kota Yogyakarta memiliki timbulan sampah pemukiman sebesar 0,625 kg/org/hari dan total sampah dari Kota Yogyakarta yang masuk ke TPA mencapai 260 ton/hari. Peningkatan jumlah penduduk serta aktivitas memberikan dampak terhadap jumlah sampah yang meningkat. Permasalahan persampahan di Kota Yogyakarta memerlukan pengelolaan yang lebih baik. Pengelolaan sampah dapat dibantu dengan adanya sektor informal yaitu pengepul. Pengepul sampah merupakan orang yang bekerja membeli barang bekas yang sudah tidak terpakai dengan menggunakan modal uang kemudian menjualnya kembali. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi eksisting pengepul, proses pengelolaan yang dilakukan oleh pengepul, menganalisis permasalahan yang dihadapi serta menganalisis peran pengepul dalam pengurangan sampah yang ada di wilayah Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini didapatkan 16 pengepul dari 11 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta. Terdapat tujuh proses pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pengepul sampah di Kota Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi oleh pengepul adalah kondisi ekonomi dan lahan usaha. Pengepul memiliki peran untuk turut serta dalam pengurangan sampah di Kota Yogyakarta mulai dari 2,4 ton per bulan hingga 52 ton per bulan dan didapatkan persentase pengurangan sampah sebesar 0,025% dengan keuntungan rata-rata Rp1.807.200,00 s/d Rp223.080.000,00 /bulan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13103
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV