• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemetaan Kualitas Airtanah di Kelurahan Bumijo dan Gowongan, Kecamatan Jetis, Yogyakarta dengan Pemeriksaan Jumlah Bakteri Escherichia Coli (E. coli)

    Thumbnail
    View/Open
    02513068 Beny Irawan Prajoko.pdf (17.24Mb)
    02513068 Beny Irawan Prajoko2.pdf (420.9Kb)
    Date
    2007
    Author
    Prajoko, Beny Irawan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penurunan kualitas air sumur terutama yang terjadi di wilayah Kota Yogyakarta yaitu tercemarnya air sumur dari bakteri E. coli. Tercemarnya sumur gali oleh bakteri E. coli diduga akibat buangan limbah rumah tangga yang tidak ditangani secara baik. Kepadatan penduduk yang cukup tinggi di perkotaan menyebabkan terbatasnya lahan yang dapat digunakan untukpenanganan limbah rumah tangga dengan sistem setempat (septic tank dan peresapan). Kelurahan Gowongan dan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang mempunyai kondisi hamper sama dengan keadaan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah bakteri Escherichia Coli (E. coli) yang terkandung dalam air tanah pada sumur, mengetahui arah pergerakan aliran air tanah, dan mengetahui pengaruh arah aliran air tanah terhadap bakteri Escherichia Coli (E. coli). Sistem informasi geografis merupakan salah satu alat untuk mengetahui penyebaran bakteri E. coli. Metode uji yang digunakan untuk parameter Escherichia Coli (E. coli) menggunakan metode uji APHA 9221-B Ed. 20-1998, untuk perhitungan jumlah total coliform dan coli fecal digunakan tabel JPT (Jumlah Perkiraan Terdekat)/MPN (Most Probable Number) 333 menurut formula Thomas, dan untuk analisa kuisioner menggunakan metode analisa statistik secara deskriftif Sedangkan arah aliran air tanah ditentukan dengan metode "three point problem". Pengambilan sampel dilakukan pada sembilan sumur sampling untuk setiap minggunya, dan dilakukan selama empat minggu. Hasil analisa bakteri E. coli bervariasi mulai dari 4 hingga 1898 MPN/100 ml. Analisa data kuisioner secara deskriptif dapat disimpulkan bahwa adanya bakteri E. coli dipengaruhi berbagai macam kemungkinan, diantaranya jarak sumber pencemar dengan sumur air bersih, kebersihan lingkungan, tata letak sanitasi, konstruksi sumur dan konstruksi septictank, serta waktu pengambilan sampel terhadap aktifitas jam puncak yaitu jam 06.00-11.00 WIB. Sedangkan Arah aliran air tanah di daerah penelitian, sesuai dengan kemiringan topografi yakni utara-selatan. Sesuai dengan hasil penelitian maka arah aliran juga mempengaruhi kualitas air tanah, tetapi hanya berlaku pada titik/sampel yang berdekatan. Misalnya sumur yang mempunyai kandungan E.coli tinggi dan memiliki letak di utara maka akan mencemari sumur yang berada di bagian selatan yang memiliki letak saling berdekatan
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12792
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV