• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISA PERANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT TENAGA HIBRIDA DI PANTAI SERUNI, KABUPATEN BANTAENG, SULAWESI SELATAN

    Thumbnail
    View/Open
    LaporanSkripsi_14524056_MuhFarid.pdf (2.407Mb)
    Date
    2018-11-27
    Author
    Muh Farid, 1454056
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pantai Seruni merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Kabupaten Bantaeng,Sulawesi Selatan. Sebagai daerah yang memiliki potensi sebagai tempat wisata harus didukung dengan suplai tenaga listrik yang memadai. Sumber listrik di Pantai Seruni hanya disuplai oleh pembangkit listrik Negara atau PLN. Untuk mengurangi suplai energi listrik dari PLN maka dirancang pembangkit listrik hibrida yang memanfaatkan potensi sumber energi alternatif berupa energi angin dan surya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan pembangkit hibrida tenaga surya dan angin yang efisien sebagai pembangkit cadangan dalam menyuplai beban listrik yang berada disekitar Pantai. Penelitian menggunakan HOMER sebagai penentu pembangkit yang optimal. Indikator yang digunakan sebagai penilaian dari sisi ekonomis yaitu payback period (PP), net present value (NPV), net present cost (NPC), serta cost of energy (COE). Penelitian menggunakan 2 skema untuk melakukan perhitungan terhadap indikator yang digunakan. Skema 1 hanya menggunakan grid sebagai penyuplai beban listrik, dan pada skema 2 menggunakan turbin angin, panel surya, serta grid. Hasil peneltian ini adalah pembangkit hibrida tenaga surya dan angin menghasilkan daya 390.620 kWh/tahun. Skema 1 memiliki nilai NPC yang lebih tinggi sebesar Rp 4.632.183.000 sedangkan skema 2 memiliki nilai NPC sebesar Rp 2.555.496.645. Biaya yang dikeluarkan oleh skema 2 untuk menghasilkan listrik per kWh lebih kecil yaitu sebesar Rp 304,709 dibandingkan pada skema 1 sebesar Rp 1467,28. pada skema 2, NPV bernilai positif sebesar Rp 1.037.919.493 dan dari hasil perhitungan payback period, waktu yang diperlukan untuk mengembalikan biaya investasi pembangkit tenaga surya dan angin yaitu 5 tahun 10 bulan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12644
    Collections
    • Electric Engineering [889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV