• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI OVERCURRENT RELAY PADA JARINGAN DISTRIBUSI 70 kV PT MAKMUR SEJAHTERA WISESA

    Thumbnail
    View/Open
    ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI OVERCURRENT RELAY PADA JARINGAN DISTRIBUSI 70 kV PT MAKMUR SEJAHTERA WISESA (CD).pdf (1.983Mb)
    Date
    2018-12-13
    Author
    M Refhan Naparin, 14524132
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sistem proteksi merupakan sistem yang sangat berpengaruh pada sistem kelistrikan. Terutama pada sebuah sistem kelistrikan yang memiliki karakteristik beban dan jaringan yang berbeda. Dengan adanya perbedaan karakteristik jaringan dan beban itu maka sistem proteksinya menjadi sedikit lebih rumit. Terkadang sering terjadi kesalahan pada sistem proteksi yang membuat sistem mati tanpa ada gangguan yang jelas. Selain itu perbedaan standar nilai setting sebuah sistem proteksi yang di buat oleh PLN dan perusahaan sering menjadi kendala dari sistem proteksi jaringan. Untuk menyelesaikan permasalahan itu maka perlu menentukan nilai setting relai, terutama Overcurrrent relay yang menjadi konsentrasi utama pada sebuah sistem proteksi. Dimana relay ini dapat mendeteksi gangguan antar phasa ataupun shortcircuit yang menimbulkan nilai arus melonjak tajam. Dengan nilai setting relay yang benar kerja sistem proteksi dari Overcurrent relay bisa lebih efisien. Agar dapat mempermudah menemukan nilai setting dari relai, maka dapat disimulasikan pada ETAP dengan membuat Single Line Diagram dari jaringan distribusi 70 kV PT Makmur Sejahtera Wisesa. Metode yang digunakan untuk menganalisa koordinasi proteksi berdasarkan besarnya arus dan arah arus gangguan. Setelah diketahui arus hubung singkat dan arus nominal beban maka dapat memperthitungkan nilai setting relay. Jenis kurva yang digunakan adalah relai inverse dengan nilai In( setting ) 1,5 kali dari arus nominal beban. Sedangkan untuk TMS jeda antar relai bekerja nya adalah 0,3 untuk setiap perhitungannya. Pada sisi BUS 3 perlu di tambah Overcuurent relay agar sistem proteksi jaringan ke Gardu Induk bisa lebih baik. Karena pada keaadaan sebenarnya untuk jaringan 70 kV ke Gardu induk pada sisi primer trafo tidak ada proteksi Overcurrent relay.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12603
    Collections
    • Electric Engineering [890]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV