• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Pengelolaan Limbah Obat Di Fasilitas Kesehatan Dasar Di Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.jpg (234.7Kb)
    02. preliminari.pdf (1.674Mb)
    05.1 bab 1.pdf (15.09Kb)
    05.2 bab 2.pdf (54.63Kb)
    05.3 bab 3.pdf (214.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (408.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (9.334Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (220.0Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (92.19Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (219.3Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (17.66Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (128.5Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (43.26Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (324.2Kb)
    Date
    2018-11-21
    Author
    Fajar Fabima Ali Aziz, 11513031
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta merupakan kota dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, dimana peningkatan tersebut harus diikuti dengan fasilitas kesehatan dasar yang memadai, seperti Puskesmas, dan klinik kesehatan. Pesatnya pertumbuhan fasilitas kesehatan di Kota Yogyakarta memberikan kontribusi signifikan dalam menghasilkan limbah obat yang sudah kadaluarsa/rusak. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengelolaan limbah obat kadaluarsa agar tidak berdampak buruk secara langsung terhadap kesehatan dan lingkungan. Lokasi penelitian yang dilakukan di 20 Fasilitas Kesehatan dasar milik Pemerintah, yang terdiri dari sampel Puskesmas sebanyak 14 unit dan Klinik sebanyak 6 unit yang terdapat di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah menilai tingkat pengetahuan dan sikap petugas dalam mengelola limbah obat di fasilitas kesehatan dasar dengan wawancara dan observasi yang dilakukan dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas fasilitas kesehatan, terutama Puskesmas sudah melaksanakan sistem pengelolaan limbah obat ii kadaluarsa sesuai dengan SOP yang ada pada PerMenKes No 30 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian, sedangkan untuk Klinik belum melaksanakan pengelolaan limbah obat kadaluarsa/rusak sesuai dengan SOP karena untuk pengelolaan limbah obat biasanya masih dilakukan oleh pihak ketiga. Sebanyak 30 orang petugas (75,00%) fasilitas kesehatan dasar di Kota Yogyakarta memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap pengelolaan limbah obat, 8 orang (20,00%) memiliki pengetahuan sedang dan sebanyak 2 orang (5,00%) petugas memiliki pengetahuan rendah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh petugas fasilitas (100%) kesehatan di Kota Yogyakarta memiliki sikap yang positif terhadap pengelolaan limbah obat kadaluarsa/rusak.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12414
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV