• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) pada Air Selokan Mataram, Yogyakarta dengan Menggunakan Teknologi Biosand Filter-Activated Carbon

    Thumbnail
    View/Open
    03513001 Wahyu Puspitaningrum.pdf (17.85Mb)
    Date
    2007
    Author
    Puspitaningrum, Wahyu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh penduduk perkotaan adalah berkurangnya sumber air bersih. Air permukaan yang dulunya dapat digunakan sebagai sumber air bersih kualitas maupun kuantitasnya mulai berkurang seiring dengan bertambahnya penduduk. Untuk itu diperlukan pengolahan yang tepat guna untuk dapat mengolah air yang sudah tercemar menjadi salah satu alternatifsumber air bersih. Teknologi Biosand Filter-Activated Carbon merupakan kombinasi teknologi tepat gunayang efektifdalam mengolah air permukaan. Pada teknologi tersebut ada beberapa mekanisme yang berperan dalam proses pengolahan yaitu mechanical straining, sedimentasi, adsorbsi, biokimia, aktivitas bakteri (biologicalprocess) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui effisiensi penurunan konsentrsi Chemical Oxygen Demand (COD) pada air Selokan Mataram dan untuk mengetahui variasi ketinggian media yang paling efektifdengan menggunakan teknologi biosand filter-activated carbon. Pengambilan sampel dilakukan pada 7titik sampel setiap 3 hari sekali selama 1 bulan. Langkah pertama adalah penumbuhan lapisan biofilm pada permukaan paling atas unit biosand filter. Pada penelitian ini media yang digunakan adalah pasir halus (0,25 mm), pasir kasar (0,85 mm), kerikil (6,3 mm). Proses ini dibawah kondisi aerob sehingga dibutuhkan tambahan suplai oksigen dengan menggunakan buble reactor. Selama penumbuhan lapisan biofilm ph dan suhu dipantau untuk mendapatkan kondisi yang sesuai. Dari hasil penelitian diperoleh konsentrasi awal COD sebesar 30,336 ppm. Setelah dilakukan pengolahan dengan menggunakan teknologi biosand filteractivated carbon effisiensipenurunan konsentrasi COD rata-rata untuk biosandfilter berkisar antara 56,81-56,96%, sedangkan untuk activated carbon berkisar antara 40,47-50,04%. Hal ini dikarenakan adanya proses biokimia dan proses aerasipada unit biosandfilter yang menyebabkan terjadinya penurunan konsentarsi COD. Selain itu pada unit activated carbonjuga terdapat proses adsorbsi sehingga COD semakin turun konsentrasinya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12350
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV