• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS REMOVAL LOGAM BERAT DENGAN METODE FLOATING WETLAND MENGGUNAKAN TANAMAN KOLONJONO (BRACHIARIA MUTICA) DAN BAKTERI PADA AIR LIMBAH BALAI YASA YOGYAKARTA, PT.KAI

    Thumbnail
    View/Open
    01. cover.pdf (164.4Kb)
    02. preliminari.pdf.pdf (465.6Kb)
    03. daftar isi.pdf.pdf (146.0Kb)
    04. abstract.pdf.pdf (34.96Kb)
    05.1 bab 1.pdf.pdf (67.24Kb)
    05.2 bab 2.pdf.pdf (297.9Kb)
    05.3 bab 3.pdf.pdf (653.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf.pdf (1019.Kb)
    05.5 bab 5.pdf.pdf (66.34Kb)
    06. daftar pustaka.pdf.pdf (144.9Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf.pdf (119.0Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf.pdf (110.2Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf.pdf (117.9Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf.pdf (110.1Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf.pdf (118.1Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf.pdf (110.1Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf.pdf (117.8Kb)
    07.8 lampiran 8.pdf.pdf (119.9Kb)
    07.9 lampiran 9.pdf.pdf (120.5Kb)
    08. naskah publikasi.pdf.pdf (429.9Kb)
    Date
    2018-10-26
    Author
    Lintang Nurullah, 14513085
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Air Limbah Balai Yasa PT.KAI mengandung berbagai macam kontaminan yang bisa membahayakan lingkungan jika tidak ada pengolahan. Tumbuhan kolonjono (brachiaria mutica) dengan kombinasi bakteri dan/ tanpa bakteri berpotensi untuk mengurangi kadar pencemar. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tanaman kolonjono (brachiaria mutica) dalam mengurangi kontaminan logam besi (Fe), timbal (Pb), tembaga (Cu), Total Suspended Solid (TSS), dan amonia air limbah di Balai Yasa Yogyakarta menggunakan metode Floating Treatment Wetland (FTW). Air limbah dengan kondisi perlakuan 100% dan yang telah diencerkan (50% dan 25%) dimasukkan kedalam masing-masing kontainer bervolume 13,5L. Styrofoam yang telah dilubangi sebanyak 5 buah diisi dengan gelas yang telah terisi tanah,pasir,kerikil,sabut kelapa, dan kemudian tanaman kolonjono (brachiaria mutica) sebanyak 5 buah. Styrofoam diletakkan mengambang pada permukaan air limbah agar akar tanaman berada dipermukaan air. Pengujian ini dilakukan selama 28 hari di tempat yang terkena sinar matahari dan pengukuran kadar TSS,amonia,dan Logam (Fe,Cu,dan Pb) dilakukan tiap hari ke- 0, 7, 14, 21, dan 28. Hasil menunjukkan tanaman Kolonjono (brachiaria mutica) dengan kombinasi bakteri dan/ tanpa bakteri mampu menurunkan kadar logam (Pb dan Cu) dengan nilai maksimum removal masing-masing mencapai 100% dan 97%. Amonia juga turun maksimal 93%. Akan tetapi Kolonjono kurang efektif dalam mereduksi TSS dan Fe. Kondisi tanaman terpantau tetap tumbuh setiap minggunya meskipun kondisi beberapa daun berubah warna atau mengering.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12023
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV