• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Yogyakarta Batik Visitor Center dengan Metode Infill Design dan Adaptive Reuse di Kawasan Njeron Beteng

    Thumbnail
    View/Open
    1. COVER.pdf (299.9Kb)
    2. PRELIMINARI.pdf (3.348Mb)
    3. DAFTAR ISI.pdf (403.7Kb)
    4. ABSTRAK.pdf (504.1Kb)
    5. BAB 1.pdf (1.155Mb)
    6. BAB 2.pdf (3.874Mb)
    7. BAB 3.pdf (5.410Mb)
    8. BAB 4.pdf (1.951Mb)
    9. BAB 5.pdf (3.718Mb)
    10. BAB 6.pdf (1.198Mb)
    11. DAFTAR PUSTAKA.pdf (609.7Kb)
    12. DRAWING DOCUMENT.pdf (40.42Mb)
    13. DESIGN VISUALISATION.pdf (21.47Mb)
    14. APREB.pdf (42.24Mb)
    15. FOTO MAKET.pdf (17.60Mb)
    Date
    2018-10-25
    Author
    Kartikya Ishlah Utami, 14512160
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan kota Yogyakarta yang semakin pesat diikuti pula dengan pertumbuhan dan perkembangan berbagai industri. Salah satu industri yang smakin banyak dan berkembang adalah industri batik printing. Maraknya keberadaan industri batik printing, kurangnya kebijakan pemerintah terhadap industri batik, serta kurangnya pengetahuan dan penghargaan masyarakat terhadap batik membuat industri batik mulai berkurang. Menghidupkan kembali industri batik di kawasan bersejarah yang dahulunya merupakan daerah penghasil batik, dapat menjadi bentuk upaya pelestarian industri batik di Yogyakarta. Salah satu kawasan bersejarah tersebut adalah kawasan Njeron Beteng Kraton Yogyakarta, dimana berbagai budaya Yogyakarta termasuk budaya batik lahir di kawasan tersebut. Industri batik di kawasan Njeron Beteng kini sudah berkurang banyak dan banyak yang berhenti berproduksi. Untuk mewujudkan upaya pelestarian batik dan industri batik di Yogyakarta khusunya kawasan Njeron Beteng, maka dihadirkan usulan rancangan yang dapat digunakan sebagai industri, tempat berkunjung, belajar, dan berbelanja, bagi masyarakat maupun wisatawan dengan menggunakan tipologi visitor center. Batik visitor center ini dapat dirancang sebagai tempat industri, galeri, dan perbelanjaan batik dalam satu tempat. Untuk menghargai konteks tapak dengan bangunan historis dan lingkungan cagar budaya di kawasan Njeron Beteng, maka perancangan akan melalui metode adaptive reuse dan infill design. Sedangkan, untuk mendukung adanya identitas arsitektur lokal pada desain bangunan batik visitor center, maka rancangan akan dibuat dengan pendekatan desain rumah industri batik pada jaman dahulu yaitu rumah Batik Handel.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12009
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV