• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MASJID KYOTO DENGAN PENDEKATAN DESAIN UNIVERSAL

    Thumbnail
    View/Open
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 abstrak.pdf (13.62Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 bab 1.pdf (618.5Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 bab 2.pdf (3.793Mb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 bab 3.pdf (1.110Mb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 bab 4.pdf (2.061Mb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 bab 5.pdf (90.65Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 daftar isi, gambar, tabel, lampiran.pdf (169.4Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 lampiran.pdf (8.339Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 daftar pustaka.pdf (221.0Kb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 lembar pengesahan.pdf (1.175Mb)
    Laporan Perancangan Aulia Rahman - 13512219 sampul.pdf (55.99Kb)
    Date
    2018-10-26
    Author
    Aulia Rahman, 13512219
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jumlah populasi muslim yang selalu bertambah berdampak pada peningkatan kebutuhan akan masjid. Salah satunya adalah di Kyoto yang merupakan kota penuh sejarah tentang perkembangan Jepang. Masjid Kyoto sekarang memiliki banyak kekurangan diantaranya adalah tidak mampu menampung jamaah dan kebutuhan mereka yang tidak dapat diwadahi karena keterbatasan tempat. Desain universal yang merupakan konsep masjid Kyoto ini berusaha tidak hanya untuk mewadahi kebutuhan dan kegiatan muslim dengan mengintegrasikan fungsi-fungsi ruangnya. Namun, memberikan kesan masjid inklusif dengan pemilihan bentuk dan selubung bangunan yang diambil dari arsitektur tradisional Kyoto. Serta ruang masjid yang dapat dijadikan tempat berkumpul, belajar, dan terkhusus bagi warga Jepang dapat mengamati kegiatan muslim yang ada di sana. Dengan perancangan ini diharapkan dapat menghilangkan kesan bahwa masjid haruslah eksklusif, memiliki kubah dan menara serta memiliki dekorasi yang banyak. Masjid Kyoto memberikan gaya baru dalam desainnya sehingga bentuk masjid memiliki kekhasan arsitektur Kyoto. Tidak hanya pada bagian luar, pendekatan arsitektur Kyoto juga dapat dilihat pada bagian ruang dalamnya. Fungsi masjid nabawi di awal pengembangannya mengilhami fungsi masjid Kyoto ini dengan pendekatan yang lebih modern. Masjid Kyoto bagi umat muslim di sana adalah sebuah identitas sosial karena dengan adanya tempat ibadah ini menghasilkan sebuah perasaan bahwasanya muslim Kyoto memiliki tempat dan kedudukan di hati warganya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12004
    Collections
    • Architecture [3967]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV